Menkeu Purbaya Percepat Rekrutmen Bea Cukai Lulusan SMA, Targetkan Buka April Ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempercepat pembukaan lowongan kerja Bea Cukai khusus lulusan SMA pada April 2026. Cek formasi dan alasannya di sini.

Elara | MataMata.com
Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB
Menkeu Purbaya Percepat Rekrutmen Bea Cukai Lulusan SMA, Targetkan Buka April Ini

Menkeu Purbaya Percepat Rekrutmen Bea Cukai Lulusan SMA, Targetkan Buka April Ini

matamata.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menginstruksikan percepatan pembukaan lowongan kerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk lulusan SMA/sederajat. Langkah ini diambil guna merespons tingginya minat pelamar sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga operasional lapangan yang mendesak.

"Kita percepat (rekrutmennya)," ujar Purbaya saat ditemui usai menghadiri sidang debottlenecking di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Terkait waktu pelaksanaan, Purbaya memberi sinyal bahwa proses rekrutmen akan dimulai dalam waktu dekat. Ia menargetkan pembukaan pendaftaran dapat dilakukan pada bulan ini, meskipun jadwal pastinya masih akan dikonfirmasi kembali dengan jajaran terkait.

Purbaya mengungkapkan bahwa rencana rekrutmen ini sebenarnya sudah lama digulirkan, namun pelaksanaannya terus tertunda.

"Nanti saya cek lagi. Itu wacananya sudah lama, cuma saya tanya kok tidak dieksekusi-eksekusi," tegasnya.

Berbeda dengan penerimaan CPNS reguler untuk jenjang Sarjana (S1) yang lebih diarahkan pada posisi manajerial, formasi kali ini akan difokuskan sepenuhnya pada tenaga teknis di lapangan. Menkeu menekankan pentingnya membangun "pasukan" lapangan yang kuat untuk mendukung kinerja pengawasan dan pelayanan DJBC.

"Ini didesain untuk di lapangan. Kalau yang (jalur) S1 kan arahnya jadi pimpinan, naik terus jadi bos. Akhirnya tenaga di lapangannya kita kurang. Jadi kita membentuk pasukan di lapangan dengan lulusan SMA," jelas Menkeu.

Sebelumnya, Bendahara Negara tersebut menginformasikan bahwa kuota yang akan dibuka untuk posisi tenaga lapangan DJBC ini berjumlah sekitar 300 lowongan. Penambahan personel ini diharapkan mampu menutup celah keterbatasan tenaga operasional yang selama ini menghambat performa di titik-titik pengawasan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB