Menko Muhaimin: Stok Pangan Nasional di Era Presiden Prabowo Terbesar dalam Sejarah

Menko PM Muhaimin Iskandar mengklaim stok pangan nasional di era Presiden Prabowo saat ini adalah yang terbesar dalam sejarah Indonesia berkat transformasi pembangunan.

Elara | MataMata.com
Kamis, 09 April 2026 | 16:20 WIB
Menko Muhaimin: Stok Pangan Nasional di Era Presiden Prabowo Terbesar dalam Sejarah

Menko Muhaimin: Stok Pangan Nasional di Era Presiden Prabowo Terbesar dalam Sejarah

matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil mencapai kemandirian pangan dalam waktu 1,5 tahun. Ia mengklaim stok pangan nasional saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah RI.

"Alhamdulillah, satu setengah tahun pemerintahan di bawah kepemimpinan Pak Prabowo telah membuktikan Indonesia menjadi negara yang mandiri di bidang pangan dengan stok yang tercukupi," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut saat membuka Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).

Menurut Muhaimin, pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa proses pemberdayaan masyarakat dan transformasi pembangunan dapat membuahkan hasil dalam waktu singkat, asalkan syarat-syarat transformasinya terpenuhi.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo mengusung konsep transformasi untuk memastikan kesejahteraan bangsa tanpa mengulangi kegagalan masa lalu. Transformasi tersebut diartikan sebagai perubahan berkelanjutan yang berpijak pada pengalaman sebelumnya.

"Presiden mengambil istilah transformasi. Artinya, terjadi perubahan terus-menerus tiada henti untuk tidak mengulangi kegagalan," tuturnya.

Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa Kabinet Merah Putih sejak awal fokus pada tema pemberdayaan. Tujuannya agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

"Sejak Pak Prabowo dilantik, kabinet ini mengusung tema pemberdayaan sebagai bagian kesungguhan kita untuk terus tumbuh dan kuat secara mandiri. Kita adalah bangsa yang memiliki seluruh syarat untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendikdasmen Abdul Muti menerbitkan SE Nomor 18 Tahun 2026 terkait pembatasan gawai di sekolah demi tingkatkan konsentra...

news | 14:41 WIB

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengkritik mentalitas ASN yang dinilai gemar 'absen dan ngopi'. DPR desak p...

news | 13:06 WIB

Istana kepresidenan tengah memproses Keppres pengganti Jampidsus Febrie Adriansyah. Nama Kepala Badan Pemulihan Aset Kej...

news | 13:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman mengancam akan menutup perusahaan sawit nakal yang mempermainkan harga TBS petani, menyusul i...

news | 10:44 WIB

Presiden AS Donald Trump mendesak PM Benjamin Netanyahu menarik pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon. Namun, Israel be...

news | 10:30 WIB