Bahlil Gandeng Swasta Cari Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas formulasi harga BBM nonsubsidi bersama pengelola SPBU swasta menyusul lonjakan harga minyak dunia hingga di atas 100 dolar AS.

Elara | MataMata.com
Senin, 06 April 2026 | 14:30 WIB
Bahlil Gandeng Swasta Cari Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia

Bahlil Gandeng Swasta Cari Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia

matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menggelar rapat koordinasi dengan badan usaha swasta pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pertemuan ini bertujuan mencari formulasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang tepat menyusul lonjakan signifikan harga minyak mentah dunia.

“Menyangkut harga BBM nonsubsidi, kami sedang melakukan pembahasan. Pembahasan ini tentu melibatkan badan usaha swasta lainnya,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa saat ini perundingan masih berlangsung intensif. Pemerintah berupaya menyusun regulasi dan formulasi yang bijaksana agar tetap menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian pasar global.

Saat ini, harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) telah bertengger di atas 100 dolar AS per barel. Angka ini melonjak tajam dibandingkan rata-rata harga Januari 2026 yang hanya berkisar 64 dolar AS per barel.

“Sampai sekarang, kami terus mengatur dan mencari formulasi yang baik. Tunggu sampai selesai, nanti saya kabari hasilnya,” tambah Bahlil.

Langkah ini diambil menyusul kebijakan pemerintah yang menahan harga BBM nonsubsidi sejak awal April 2026. Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa (31/3) menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tidak mengalami kenaikan.

Namun, kebijakan menahan harga ini menciptakan selisih (gap) antara harga jual di pasar domestik dengan harga keekonomian global. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa untuk sementara waktu PT Pertamina (Persero) menanggung selisih harga tersebut demi stabilitas nasional.

Pemerintah turut menjamin pasokan BBM nasional dalam kondisi aman dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terpengaruh isu kenaikan harga yang tidak resmi. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menyambut PM India Narendra Modi di Candi Prambanan. Keduanya menyepakati restorasi candi dan ...

news | 14:45 WIB

Ratusan massa pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalihkan aksi damai ke Kantor Badan Gizi Nasional, Tugu Ta...

news | 14:24 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengundangkan Perda SJUT. Penataan kabel semrawut di Jakarta segera dieksekusi ...

news | 14:19 WIB

Komisi VI DPR RI mendukung penuh langkah Danantara mengusut tuntas dugaan fraud dan rekayasa laporan keuangan di PT Pos ...

news | 12:51 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemilahan sampah dari rumah menjadi kunci sukses pengoperasian PSEL Denpasar Raya...

news | 11:32 WIB