Kasus Blueray Cargo: Menkeu Purbaya Bakal Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan siap mencopot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama jika terbukti menerima suap di kasus Blueray Cargo.

Elara | MataMata.com
Kamis, 21 Mei 2026 | 14:15 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Matamata.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bakal memberhentikan Djaka Budhi Utama dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Sanksi tegas ini akan diambil jika Djaka terbukti menerima suap dalam kasus Blueray Cargo yang menjerat terdakwa John Field.

Purbaya menyatakan bahwa saat ini dirinya menghormati dan tidak akan mengintervensi proses persidangan yang menyeret nama bawahannya tersebut. Namun, jika fakta persidangan membuktikan dugaan suap tersebut, ia memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kalau persidangan, saya enggak akan ikut campur. Saya lihat saja seperti apa hasilnya. Kalau terbukti (bersalah), harusnya iya (dicopot),” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Langkah tegas Menkeu ini merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto sebelumnya, yang meminta pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai segera diganti apabila dinilai tidak mampu bekerja cepat dan bersih.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh memberantas korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan praktik yang menghambat perekonomian.

“Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti,” tegas Prabowo di hadapan lebih dari 400 anggota DPR RI dan sejumlah pejabat negara.

Presiden menilai, pemerintah harus bergerak cepat dan responsif dalam menjalankan pelayanan publik serta reformasi birokrasi. Ia juga mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional serta bebas dari praktik lancung.

“Kita harus berani memperbaiki institusi-institusi kita semuanya. Kita harus terus membangun pemerintah yang kuat dan tidak korup,” lanjut Presiden.

Prabowo mencontohkan, praktik pungutan liar (pungli) masih menjadi keluhan utama para pelaku usaha dan menjadi kerikil dalam pembangunan industri di Indonesia.

"Para pengusaha mengeluh, mereka mengalami pungli-pungli yang terlalu banyak," ucapnya.

Baca Juga: Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan

Oleh karena itu, Kepala Negara meminta para menteri, kepala badan, dan pimpinan lembaga untuk segera membersihkan birokrasi di instansi masing-masing serta menindak setiap pelanggaran secara tegas tanpa pandang bulu. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemensos menggelar lelang terbuka 6,2 kg emas dan ratusan mutiara senilai Rp10,1 miliar. Seluruh hasil lelang akan digun...

news | 13:24 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG bakal meroket naik setelah investor memahami peran PT DSI, BUMN ekspor baru ...

news | 13:19 WIB

Kementerian ESDM tengah menyusun skema distribusi CNG 3 kg pengganti LPG 3 kg. Simak jadwal uji coba, lokasi piloting, d...

news | 11:25 WIB

KPK menyatakan dukungan penuh pada program Makan Bergizi Gratis, namun memberikan catatan keras terkait pengawasan angga...

news | 10:15 WIB

Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar menilai pidato Presiden Prabowo soal KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR mampu menj...

news | 09:19 WIB

Anggota Komisi VII DPR mengusulkan anggaran 1.000 bioskop desa di APBN 2027. Langkah ini diambil demi menyelamatkan ruma...

news | 08:00 WIB

Menbud Fadli Zon menjajaki kerja sama strategis dengan delegasi Tiongkok (CAEDA & GDTTC) untuk investasi industri film, ...

news | 07:00 WIB

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membidik target investasi pariwisata hingga Rp63,5 triliun pada 2026. Fokus diarahkan ...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto melonggarkan aturan Dana Hasil Ekspor (DHE) sektor hulu migas. Pengusaha hanya wajib setor mak...

news | 18:21 WIB

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan para menteri memangkas birokrasi dan mempercepat izin usaha. Prabowo tegaskan...

news | 14:27 WIB