Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan

Kemensos menggelar lelang terbuka 6,2 kg emas dan ratusan mutiara senilai Rp10,1 miliar. Seluruh hasil lelang akan digunakan untuk menyokong bantuan sosial bagi keluarga rentan.

Elara | MataMata.com
Kamis, 21 Mei 2026 | 13:24 WIB
Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan

Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan

matamata.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar lelang terbuka aset berupa logam mulia dan perhiasan emas seberat 6,2 kilogram serta ratusan perhiasan mutiara. Total nilai limit lelang barang-barang berharga tersebut mencapai lebih dari Rp10,1 miliar, yang hasilnya akan digunakan untuk membantu keluarga rentan.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa seluruh barang berharga tersebut merupakan barang milik negara. Aset ini berasal dari Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan Hadiah Tidak Diambil Pemenangnya (HTDP) dalam penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah (UGB) sejak tahun 2008.

"Barang-barang ini dikumpulkan sesuai aturan yang berlaku dan diserahkan ke Kemensos. Nilai limit lelang keseluruhan yang ditetapkan adalah sebesar Rp10.176.929.000," ujar Saifullah di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Secara rinci, komoditas berharga yang dilelang terdiri atas 738 keping logam mulia dengan berat total 3.230 gram, 832 keping perhiasan emas seberat 2.967 gram, serta 756 pasang perhiasan mutiara.

Saifullah menegaskan, seluruh dana yang dihimpun dari lelang terbuka ini akan dialokasikan penuh untuk mendanai berbagai program kesejahteraan sosial. Fokus utamanya adalah intervensi bagi keluarga rentan dan prasejahtera.

"Hasilnya sepenuhnya untuk membantu keluarga-keluarga yang memang secara nyata membutuhkan bantuan. Baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni, maupun bantuan usaha sebagai dukungan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi," tegasnya.

Proses lelang dilakukan secara transparan untuk masyarakat umum melalui skema daring (online). Pendaftaran lelang telah dibuka sejak 13 Mei dan akan ditutup pada 25 Mei 2026 pukul 14.35 waktu server aplikasi lelang. Sementara itu, tahapan penjelasan lelang (aanwijzing) dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5) siang melalui aplikasi pertemuan virtual.

Saifullah berharap lelang ini dapat menarik minat banyak peserta dari masyarakat luas. Dengan begitu, nilai akhir penjualan dapat terdongkrak melampaui nilai limit dasar, sehingga alokasi dana bantuan sosial yang disalurkan ke daerah menjadi semakin optimal. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenhut siapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan karhutla di Jambi yang masuk 6 besar titik panas nasional....

news | 14:30 WIB

KPK memeriksa saksi swasta berinisial SYI untuk mendalami aliran uang suap restitusi PPN di KPP Madya Banjarmasin. Simak...

news | 12:18 WIB

Kemenhut mewajibkan pemegang izin PBPH melakukan langkah ekstra dalam penanganan karhutla untuk mengantisipasi cuaca eks...

news | 12:12 WIB

Komisi III DPR RI menargetkan RUU Perampasan Aset rampung Desember 2026. Dengan sisa waktu efektif 8 minggu, DPR maraton...

news | 08:15 WIB

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengusulkan kenaikan biaya pendaftaran visa kerja H-1B menjadi Rp1,82 miliar per per...

news | 07:00 WIB