DPR Desak Unhan Konsisten Terapkan Kebijakan Kebebasan Hijab bagi Kadet

Komisi I DPR RI mendesak Universitas Pertahanan (Unhan) konsisten menerapkan aturan kebebasan berhijab bagi kadet perempuan hingga tingkat latihan lapangan.

Elara | MataMata.com
Senin, 24 Agustus 2026 | 17:12 WIB
DPR Desak Unhan Konsisten Terapkan Kebijakan Kebebasan Hijab bagi Kadet

DPR Desak Unhan Konsisten Terapkan Kebijakan Kebebasan Hijab bagi Kadet

matamata.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta Universitas Pertahanan (Unhan) konsisten menerapkan aturan kebebasan mengenakan hijab bagi para kadet perempuan di lapangan. Hal ini disampaikan merespons polemik mundurnya seorang mahasiswi Unhan akibat larangan memakai hijab yang sempat ramai di media sosial.

Sukamta mendukung penuh diterbitkannya Peraturan Rektor Unhan Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Unhan yang menjamin tidak adanya larangan berhijab.

"Saya mendorong agar ruang kebebasan mengenakan hijab dijaga secara konsisten hingga tingkat implementasi di lapangan," ujar Sukamta di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurut Sukamta, penggunaan hijab seharusnya tidak menjadi penjelas atau penghalang dalam kegiatan fisik, seperti latihan dasar militer (latsarmil). Penggunaan model hijab olahraga atau varian yang mendukung ruang gerak dinilai tetap aman, fleksibel, sekaligus memenuhi ketentuan agama.

"Seluruh pihak terkait di Unhan harus sejalan (in line) dengan aturan tersebut. Tidak boleh ada lagi penyimpangan dalam pelaksanaannya," tegasnya.

Ia menambahkan, Peraturan Rektor Unhan tersebut menempatkan nilai ketakwaan sebagai bagian dari kode kehormatan kadet. Oleh karena itu, para kadet perlu didorong menjadi insan taat beragama sesuai keyakinan masing-masing dalam kehidupan kedinasan maupun sehari-hari.

Sukamta berharap komitmen Unhan dapat menyelesaikan polemik ini secara tuntas, sekaligus menjamin hak asasi para kadet dalam menjalankan ajaran agamanya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan memastikan kadet perempuan Muslim di Unhan diperbolehkan mengenakan hijab selama pendidikan.

Kepastian ini disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melalui siaran pers resmi setelah unggahan pemilik akun Instagram @wafaahdina—yang mengaku memilih keluar dari Unhan karena diminta melepas hijab saat seleksi—viral dan memicu perdebatan publik. (Antara)

Baca Juga: Romantis dan Realistis, Ini Alasan-alasan yang Bikin Kamu Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT BYD Motor Indonesia resmi mengubah nama merek Denza menjadi Danza per 1 Oktober 2026 akibat sengketa merek. BYD pasti...

news | 16:30 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menegaskan penghentian ekspor benih bening lobster (BBL) berlaku selamanya. Pemerintah...

news | 16:34 WIB

Arrmanatha Nasir resmi menerima jabatan Menlu RI dari Sugiono di Gedung Pancasila Kemlu. Sugiono kini mengemban amanat b...

news | 13:00 WIB

Kemenag kembangkan Kurikulum Cinta bernuansa ekoteologi untuk menanamkan kesadaran merawat lingkungan dan kasih sayang s...

news | 12:30 WIB

Komisi III DPR mendukung rotasi ratusan pejabat Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, namun mengingatkan penting...

news | 12:18 WIB