Mandalika Catat 573 Ribu Kunjungan Wisata hingga Pertengahan 2025, Hotel Premium Mulai Diminati

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, terus menunjukkan geliat positif di sektor pariwisata. PT Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat sebanyak 573 ribu kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut hingga perten

Elara | MataMata.com
Senin, 28 Juli 2025 | 17:42 WIB
Mandalika Catat 573 Ribu Kunjungan Wisata hingga Pertengahan 2025, Hotel Premium Mulai Diminati

Mandalika Catat 573 Ribu Kunjungan Wisata hingga Pertengahan 2025, Hotel Premium Mulai Diminati

matamata.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, terus menunjukkan geliat positif di sektor pariwisata. PT Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat sebanyak 573 ribu kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut hingga pertengahan 2025.

"Hingga akhir Juni 2025, kawasan ini mencatat 573 ribu kunjungan wisatawan, mencerminkan geliat positif di tengah fase pengembangan," ujar Direktur Utama ITDC, Ari Respati, dalam keterangan tertulis di Mataram, Senin.

Rata-rata tingkat hunian hotel di semester I 2025 tercatat sebesar 39 persen. Beberapa hotel mencatat performa menonjol, seperti Hotel Montana yang membukukan okupansi 82,31 persen pada Mei dan 77 persen pada Juni. Sementara itu, JM Hotel mencatat tingkat hunian sebesar 73,60 persen dan 78 persen pada periode yang sama.

Adapun hotel berbintang lainnya seperti Pullman Lombok Mandalika dan Novotel Lombok masing-masing mencatat rata-rata okupansi sebesar 29,09 persen dan 43,54 persen.

"Data ini menunjukkan mulai terbentuknya daya tarik di segmen event dan leisure premium," jelas Ari.

Memasuki semester kedua, KEK Mandalika mulai memasuki fase percepatan pembangunan dengan menghadirkan berbagai event berskala besar seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia, Asia Road Racing Championship (ARRC), Pocari Run, dan Festival Mandalika Seru.

ITDC mengandalkan strategi bundling akomodasi, peningkatan konektivitas udara, serta aktivasi komunitas untuk mengejar target kunjungan tahunan dan memperkuat posisi Mandalika sebagai pusat pertumbuhan pariwisata di kawasan timur Indonesia.

"Capaian okupansi dan kunjungan wisatawan semester I 2025, menjadi sinyal positif bahwa pendekatan berbasis karakter kawasan ini berjalan di jalur yang tepat," katanya.

ITDC juga berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antar sektor dan pelaku industri pariwisata demi mempercepat pengembangan kawasan Mandalika.

"Semoga pengembangan kawasan ini bisa memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan," pungkas Ari. (Antara)

Baca Juga: Indonesia Resmi Beli 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Perkuat Kerja Sama Militer dan Industri Pertahanan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai ekspor kecap Indonesia Januari-Agustus 2026 tembus Rp340 Miliar. Pasar Australia dan Malaysia mendominasi berkat t...

news | 12:56 WIB

Veda Ega Pratama cetak sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang raih pole position di Moto3 GP Australia 2026. Simak...

news | 12:54 WIB

PBB merasa sangat khawatir atas eskalasi kekerasan dan pemblokadean Tepi Barat oleh Israel usai serangan penembakan yang...

news | 11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump berencana mencabut tarif impor 50 persen atas barang Kanada guna mengamankan suara Partai Repub...

news | 10:30 WIB

MILLS meluncurkan koleksi Spring/Summer 2027 bertajuk 'Next Inheritance'. Menghadirkan teknologi seamless MILLS SIGNATUR...

news | 10:00 WIB