Polda NTT Tanam 1.111 Hektare Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melaksanakan penanaman jagung serentak di lahan seluas 1.111,05 hektare yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Langkah ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional tahun 2025.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 10 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolda NTT berama jajaran dan sejumlah Forkompimda NTT. ANTARA/Ho-Humas Polda NTT

Penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolda NTT berama jajaran dan sejumlah Forkompimda NTT. ANTARA/Ho-Humas Polda NTT

Matamata.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melaksanakan penanaman jagung serentak di lahan seluas 1.111,05 hektare yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Langkah ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional tahun 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, yang memusatkan kegiatan di Desa Manulai I, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, pada Kamis (9/10). Ia menegaskan, aksi ini menjadi wujud nyata keterlibatan Polri dalam menjaga kemandirian pangan daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa Polri benar-benar hadir dan bekerja bersama masyarakat untuk memperkuat kemandirian pangan. Penanaman jagung ini adalah langkah nyata menuju kesejahteraan bersama,” ujar Rudi Darmoko.

Dalam kesempatan itu, Kapolda bersama unsur Forkopimda melakukan penanaman simbolis di lahan seluas 10 hektare milik kelompok tani setempat. Beberapa kelompok tani yang terlibat di antaranya Poktan Lontar, Bougenvil, Pinga Sina, Moris Diak, Manekat, Karunia, dan Talena Lain.

Berdasarkan data Satgas Pangan Polda NTT, area terluas yang digarap berada di Kabupaten Belu dengan 210 hektare, disusul Timor Tengah Selatan seluas 180 hektare, Sumba Timur 150 hektare, dan Kupang 120 hektare. Beberapa kabupaten lain seperti Flores Timur, Ngada, Rote Ndao, dan Alor juga turut berpartisipasi dengan luas lahan antara 30 hingga 80 hektare.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyebut program ini diharapkan dapat menghasilkan ribuan ton jagung untuk memperkuat cadangan pangan nasional, mendukung industri pakan ternak, serta mendorong ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam menyejahterakan masyarakat. Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar penting menuju stabilitas nasional,” tegas Henry.

Program penanaman jagung serentak ini juga menggandeng sejumlah pihak, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhutani, Inhutani, Bulog, serta pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Henry menambahkan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah NTT dengan target menjadikan provinsi itu sebagai lumbung jagung nasional dari kawasan timur Indonesia. (Antara)

Baca Juga: Ngeri! Atiqah Hasiholan jadi Dukun Cantik dan Seksi di Film 'Sosok Ketiga: Lintrik'

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dampak konflik Timur Tengah membuat banyak negara, mulai dari Australia hingga B...

news | 13:46 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pemerintah targetkan 30 ribu uni...

news | 13:40 WIB

Polri siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara serentak dari ...

news | 12:19 WIB

Kemenhaj pastikan kesiapan 15 juta porsi makanan siap santap bercita rasa Nusantara seperti rendang untuk jemaah haji In...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan larangan keras bagi anggota TNI dan Polri menjadi backing kegiatan ilegal seperti j...

news | 11:15 WIB

Wamendagri Ribka Haluk bantah tegas isu pemotongan dana Otsus Papua 2026. Simak fakta penyaluran dan penjelasan Kemendag...

news | 10:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk sebagai bentuk penghormatan negara ata...

news | 09:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban berbobot 1,15 ton dari peternak Tangerang seharga Rp110 juta untuk Idul Ad...

news | 08:15 WIB

Indonesia dan Belarus resmi menyepakati roadmap kerja sama ekonomi 20262030 dalam SKB ke-8 di Minsk menjelang kunjungan ...

news | 07:15 WIB

Menlu China Wang Yi menegaskan hubungan stabil China-AS pasca-pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump harus dibuktikan lew...

news | 06:00 WIB