Trump Ancam Eskalasi Militer Jika Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Presiden AS Donald Trump ancam ledakkan banyak bom jika gencatan senjata dengan Iran yang berakhir 22 April tidak diperpanjang. Negosiasi berlanjut di Islamabad.

Elara | MataMata.com
Selasa, 21 April 2026 | 08:00 WIB
Trump Ancam Eskalasi Militer Jika Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Trump Ancam Eskalasi Militer Jika Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terkait masa depan konflik dengan Iran. Trump mengancam akan meledakkan "banyak bom" jika kesepakatan gencatan senjata yang saat ini berlangsung gagal diperpanjang atau berakhir tanpa kesepakatan baru.

"Banyak bom akan mulai meledak," tegas Trump dalam wawancara bersama PBS News, Senin (20/4), saat ditanya mengenai kemungkinan berakhirnya masa gencatan senjata.

Pernyataan ini muncul di tengah krusialnya waktu diplomasi. Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan bahwa negosiasi antara Washington dan Teheran dijadwalkan berlanjut dalam 24 jam ke depan. Waltz menyebut ada kemungkinan perjanjian gencatan senjata yang akan berakhir pada 22 April besok bakal diperpanjang.

Saat ini, delegasi Amerika Serikat dilaporkan tengah menuju Islamabad, Pakistan, untuk menjalani putaran kedua negosiasi. Langkah ini diambil setelah putaran pertama pada 11-12 April lalu menemui jalan buntu tanpa menghasilkan kesepakatan konkret.

Ketegangan kedua negara sempat memuncak pada 28 Februari silam, saat AS dan Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Iran, termasuk Teheran, yang memicu korban sipil. Iran membalas dengan menyerang fasilitas militer AS di Timur Tengah dan wilayah Israel.

Kondisi sempat mendingin setelah kedua pihak sepakat melakukan gencatan senjata selama dua minggu pada 7 April. Namun, pasca kegagalan negosiasi di Islamabad pekan lalu, Trump langsung memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai upaya paksa agar Teheran bersikap kooperatif di meja perundingan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wamen LH Diaz Hendropriyono tinjau penanganan karhutla di Tanjung Jabung Timur, Jambi. Ia memuji taktik estafet air 11 k...

news | 11:34 WIB

Presiden Prabowo Subianto instruksikan Satgas PKH untuk menertibkan kawasan hutan dan tambang ilegal secara tegas, trans...

news | 10:15 WIB

Pemprov DKI Jakarta menjajaki kerja sama teknologi pengelolaan air bersih berbasis IoT dan AI dengan Shenzhen Water Grou...

news | 09:15 WIB

Kementerian Kebudayaan resmi mengumumkan 20 pemenang Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan untuk memperkuat memori...

news | 08:15 WIB

Wapres Gibran pastikan pembangunan 699 unit huntap di Tapanuli Selatan dimulai bulan ini untuk korban bencana hidrometeo...

news | 07:00 WIB