Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Saling Serang

Presiden AS Donald Trump mengeklaim Israel dan Hizbullah sepakat menghentikan permusuhan. Trump menjamin Israel batal kirim pasukan ke Beirut.

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 Juni 2026 | 08:30 WIB
Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Saling Serang

Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Saling Serang

matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim bahwa Israel dan kelompok pejuang Lebanon, Hizbullah, telah sepakat untuk menghentikan aksi saling serang. Komitmen ini tercapai setelah adanya komunikasi intensif dengan kedua belah pihak.

Melalui platform media sosial Truth Social pada Senin (1/6), Trump mengungkapkan dirinya telah melakukan panggilan telepon yang sangat produktif dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dalam pembicaraan tersebut, Trump menerima jaminan bahwa Tel Aviv tidak akan mengirim pasukannya ke Beirut.

"Tidak akan ada pasukan yang pergi ke Beirut, dan pasukan mana pun yang sedang dalam perjalanan telah dipulangkan," kata Trump.

Selain berbicara dengan Israel, Trump juga mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Hizbullah melalui perantara senior. Dari komunikasi tersebut, ia mendapatkan komitmen kuat dari kelompok tersebut untuk menghentikan permusuhan.

"Melalui perwakilan tingkat tinggi, saya melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan Hizbullah. Mereka setuju bahwa semua penembakan akan berhenti—bahwa Israel tidak akan menyerang mereka, dan mereka tidak akan menyerang Israel," ujar Trump menambahkan.

Kesepakatan ini menjadi angin segar di tengah situasi yang terus memanas. Sebelumnya, Israel dilaporkan tetap melancarkan serangan ke Lebanon meskipun ada gencatan senjata resmi yang berlaku sejak 17 April. Gencatan senjata tersebut sempat diperpanjang selama 45 hari melalui mediasi tidak langsung oleh AS.

Konflik ini telah menelan korban jiwa yang masif. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Lebanon, rentetan serangan Israel sejak 2 Maret lalu telah menewaskan lebih dari 3.400 orang di seluruh negeri. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung program UTDI untuk melatih santri di bidang AI, Big Data, dan keamanan siber gun...

news | 10:14 WIB

Kemenhub imbau calon penumpang aktif cek status penerbangan akibat meluasnya kabut asap karhutla yang mengganggu ribuan ...

news | 10:00 WIB

BNPB siapkan mitigasi kekeringan dan operasi modifikasi cuaca hadapi fenomena El Nino sangat kuat yang diproyeksikan BMK...

news | 09:30 WIB

Komisi III DPR menolak usulan DEN yang ingin menghapus unsur kerugian negara dalam definisi korupsi. DPR menilai hal itu...

news | 09:13 WIB

Kadin Indonesia dan ASAKI mendukung rencana pemerintah menghentikan ekspor gas bumi demi memprioritaskan kebutuhan indus...

news | 14:17 WIB