Kesepakatan Prabowo-Trump: 53 Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif Masuk ke AS

Indonesia kantongi fasilitas tarif 0% untuk ekspor pertanian ke Amerika Serikat. Simak daftar komoditas unggulan seperti CPO, kopi, dan kakao yang bebas bea masuk.

Elara | MataMata.com
Rabu, 04 Maret 2026 | 08:30 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya ke negara Jepang, Singapura dan Timor Leste di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA/Harianto

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya ke negara Jepang, Singapura dan Timor Leste di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pembebasan tarif hingga nol persen bagi komoditas pertanian Indonesia ke pasar Amerika Serikat (AS) sebagai "peluang emas".

Kebijakan ini merupakan hasil nyata dari kesepakatan dagang resiprokal (Agreements on Reciprocal Trade) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

"Ini adalah peluang besar. Kakao, CPO, karet, dan komoditas lainnya insya Allah nol tarif. Kita akan dorong maksimal karena pasar Amerika sangat besar," ujar Amran di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Daftar Komoditas Unggulan Dalam skema kerja sama bertajuk Toward a New Golden Age for the US–Indonesia Alliance, sebanyak 53 kelompok komoditas pertanian yang mencakup 173 pos tarif (HS Code) resmi dibebaskan dari bea masuk.

Beberapa produk yang menjadi ujung tombak antara lain:

  • Perkebunan: Minyak sawit mentah (CPO), kakao dan turunannya, kopi, teh (hijau & hitam), serta karet.
  • Rempah-rempah: Lada, pala, cengkeh, kayu manis, kapulaga, jahe, dan kunyit.
  • Buah Tropis: Pisang, nanas, mangga, durian, dan pepaya.
  • Produk Olahan: Tepung pati berbasis singkong dan sagu, serta pupuk mineral berbasis kalium.

Khusus untuk CPO, Indonesia selama ini telah memasok sekitar 1,7 juta ton ke pasar AS. Dengan tarif nol persen, daya saing harga produk sawit Indonesia dipastikan akan meningkat tajam dibanding negara pesaing.

Dampak Diplomasi Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa total terdapat 1.819 pos tarif produk Indonesia, baik sektor pertanian maupun industri, yang kini bebas bea masuk ke AS.

Selain pertanian, produk industri seperti komponen elektronik, semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang juga mendapatkan fasilitas serupa.

"Langkah strategis ini membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat daya saing komoditas unggulan kita di tengah dinamika perdagangan internasional," kata Airlangga.

Pemerintah optimistis fasilitas nol persen ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekspor nasional, sekaligus memperkuat kemitraan ekonomi strategis antara Jakarta dan Washington di masa depan. (Antara)

Baca Juga: Menkeu Purbaya: APBN 2026 Masih Tangguh Hadapi Dampak Krisis Global

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dorong pembentukan konsorsium nasional pengembangan satelit untuk perkuat kedaulatan tekn...

news | 12:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman mengumumkan stok beras Bulog tembus 5,19 juta ton per April 2026, rekor tertinggi dalam sejar...

news | 11:15 WIB

DPP Partai Golkar puji kebijakan energi Presiden Prabowo yang bawa Indonesia raih peringkat 2 dunia ketahanan energi ver...

news | 10:34 WIB

Menaker Yassierli meminta perusahaan menyesuaikan tugas peserta magang nasional dengan latar belakang pendidikan, teruta...

news | 09:45 WIB

Menko Infrastruktur AHY menegaskan pengembangan jaringan kereta api nasional adalah solusi utama untuk menekan kendaraan...

news | 08:15 WIB

China dukung perpanjangan gencatan senjata AS-Iran, namun peringatkan situasi masih kritis akibat blokade laut di Selat ...

news | 07:00 WIB

Menko Infrastruktur AHY mengungkapkan rencana pemerintah membangun 2.772 km jalur kereta api di Kalimantan untuk memperk...

news | 06:00 WIB

Indonesia mendorong negara Asia Pasifik menjadi kompas pembangunan global dalam Sidang UNESCAP ke-82 di Bangkok. Simak p...

news | 15:15 WIB

Peneliti BRIN ungkap potensi besar ikan gabus sebagai superfood lokal. Kaya akan albumin untuk penyembuhan luka dan nutr...

news | 14:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka menjalani prosesi adat Mansorandak dalam kunjungan perdananya ke Raja Ampat. Simak momen h...

news | 13:15 WIB