Spesifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang Akan Diakuisisi TNI AL dari Italia

Lemhannas dukung penuh rencana akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia untuk jaga laut Indonesia. Cek spesifikasi dan fungsinya di sini.

Elara | MataMata.com
Selasa, 13 Januari 2026 | 13:30 WIB
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzili saat ditemui di gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) ANTARA/Walda Marison.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzili saat ditemui di gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) ANTARA/Walda Marison.

Matamata.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzili, menilai langkah Kementerian Pertahanan untuk mengakuisisi kapal induk sebagai keputusan strategis yang tepat. Hal ini mengingat luasnya wilayah laut Indonesia yang membutuhkan pengawasan ekstra.

"Saya kira ini sesuatu yang memang dibutuhkan negara kita dalam rangka menjaga luas laut yang luar biasa, dari Sabang sampai Merauke," ujar Ace Hasan dalam jumpa pers di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).

Ace menekankan bahwa setiap jengkal laut Indonesia memiliki potensi kekayaan alam dan ekonomi yang besar, sehingga penguatan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) menjadi keharusan.

"Meskipun harus mempertimbangkan kemampuan fiskal, memperkuat kekuatan laut melalui peralatan canggih—termasuk memiliki kapal induk—kenapa tidak?" tambahnya.

Fokus Misi Kemanusiaan (OMSP) Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, menjelaskan bahwa kapal induk yang sedang dalam proses akuisisi adalah Giuseppe Garibaldi milik Angkatan Laut Italia.

Tunggul menyebut kapal ini diprioritaskan untuk menjalankan misi Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti bantuan bencana alam, evakuasi kecelakaan skala besar, hingga pengiriman pasukan perdamaian ke wilayah konflik.

"Kapal ini sangat cocok untuk misi OMSP karena mampu mengangkut logistik dalam jumlah besar dan memiliki daya jelajah tinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan kapal ini juga digunakan untuk misi operasi perang jika dibutuhkan," jelas Tunggul.

Spesifikasi Tempur dan Logistik Saat ini, TNI AL tengah melakukan proses akuisisi dengan pihak Italia. Kapal induk buatan Fincantieri ini memiliki panjang 180,2 meter dengan kecepatan maksimal mencapai 30 knot (56 km/jam).

Selain fungsinya sebagai pengangkut pesawat tempur, Giuseppe Garibaldi dilengkapi dengan sistem pertahanan mumpuni, antara lain:

Radar Jamming untuk pengamanan komunikasi.
Rudal Antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide.
Tabung Torpedo rangkap tiga 324 mm.
Senjata Otomat Mk 2 SSM.

Baca Juga: Sah! Kilang Balikpapan Kini Terintegrasi Pipa Gas 78 Km, Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi

Kapal ini memiliki basis teknologi yang serupa dengan dua kapal perang baru milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, yang juga merupakan produksi perusahaan Italia, Fincantieri.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB