Siap Operasikan Kapal Induk, 100 Prajurit TNI AL Bakal Digembleng di Italia

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat armada laut Indonesia. Sebanyak 100 personel TNI Angkatan Laut (AL) direncanakan bertolak ke Italia untuk menjalani pelatihan khusus sebagai calon awak kapal induk

Elara | MataMata.com
Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:15 WIB
Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI-AL membawa dua kotak berisi penuh amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG dalam perlombaan lari estafet Militer di Kesatrian Marinir Moekijat, Markas Komando Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).

Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI-AL membawa dua kotak berisi penuh amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG dalam perlombaan lari estafet Militer di Kesatrian Marinir Moekijat, Markas Komando Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).

Matamata.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat armada laut Indonesia. Sebanyak 100 personel TNI Angkatan Laut (AL) direncanakan bertolak ke Italia untuk menjalani pelatihan khusus sebagai calon awak kapal induk Giuseppe Garibaldi.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa para prajurit ini akan mendapatkan pelatihan intensif, termasuk praktik langsung di atas kapal.

"Sekitar 100 personel direncanakan mengikuti pelatihan di Italia, termasuk pelatihan langsung di kapal selama proses pelayaran dari Italia menuju Indonesia," ujar Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Rico menjelaskan, pelatihan ini merupakan tahapan awal pembinaan sebelum kapal tersebut resmi beroperasi di bawah bendera TNI AL. Meski belum merinci jadwal keberangkatan, ia memastikan personel yang terpilih adalah prajurit terbaik dengan pengalaman teknis dan praktis di bidang perkapalan.

Kebutuhan 500 Personel Inti Di sisi lain, Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, mengungkapkan bahwa total kebutuhan kru untuk kapal induk ini jauh lebih besar. Setidaknya, dibutuhkan minimal 500 pelaut untuk mengawaki Giuseppe Garibaldi sebagai kru inti.

"Personelnya itu ada sekitar 500 pelaut yang harus mengawaki. Dari sekarang sampai level perwira harus memiliki kompetensi khusus sebagai pengawak kapal induk," kata Yayan dalam diskusi daring bertajuk Indonesia's Blue Water Transition, Rabu (25/2).

Yayan menambahkan, angka 500 tersebut baru mencakup kru navigasi dan teknis inti. Jumlah total personel diprediksi membengkak jika menyertakan kru penerbangan (aviation system), teknisi pesawat, hingga logistik pendukung.

Tantangan Logistik dan Infrastruktur Selain kesiapan SDM, TNI AL kini tengah mematangkan infrastruktur pendukung. Kapal induk membutuhkan spesifikasi dermaga khusus serta dukungan logistik yang masif mengingat durasi operasinya yang lama di laut.

"Bisa kita bayangkan, sandar di suatu tempat membutuhkan dukungan logistik untuk 500 kru inti saja. Belum lagi kru penerbangan dan lainnya. Namun, kami yakin TNI AL siap demi pengoperasian kapal induk yang maksimal," tegas Yayan.

Saat ini, TNI AL masih menunggu rampungnya proses akuisisi yang tengah berjalan di tingkat Kementerian Pertahanan RI dengan pihak Italia serta galangan kapal Fincantieri. (Antara)

Baca Juga: Menertawakan Usia 30 Tahun Bersama Priska Baru Segu Lewat 'Pertigapuluhan'

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Seskab Teddy Indra Wijaya ungkap hasil pertemuan 5 jam Presiden Prabowo dan Putin di Moskow. Bahas ketahanan energi, hil...

news | 09:15 WIB

Pemprov Jabar luncurkan aplikasi Imah Aing untuk permudah pengajuan bantuan Rutilahu. Gubernur Dedi Mulyadi juga wajibka...

news | 08:15 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan Malaysia berencana impor 200 ribu ton beras dari Indonesia di tengah stok...

news | 07:00 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani pastikan harga beras tidak naik meski biaya kemasan terancam kelangkaan biji plastik. S...

news | 06:00 WIB

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia strategis untuk mendorong gencatan senjat...

news | 14:35 WIB

Menteri Investasi Rosan Roeslani optimistis realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp497 triliun. Sektor hilirisas...

news | 14:32 WIB

Pemerintah kaji penebalan bansos 2026 sebagai stimulus ekonomi. Mensos Saifullah Yusuf pastikan bansos reguler Tahap II ...

news | 14:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu pemotongan dana desa oleh pemerintah pusat. Simak penjelasan lengkap menge...

news | 13:30 WIB

BRIN kembangkan rangkaian teknologi mesin pengolahan gula semut dari nira sorgum yang lebih efisien dan higienis untuk s...

news | 12:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terbang ke Moskow untuk menemui Vladimir Putin guna b...

news | 11:15 WIB