Otorita IKN Siapkan Layanan Pendidikan Terpadu TK-SMA di KIPP

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) tengah mempercepat penyiapan area pendidikan sebagai layanan terpadu di Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas ini dirancang untuk mendukung aktivitas sosial dan kebutuhan hunian bagi masyarakat serta Aparatur Sipil Neg

Elara | MataMata.com
Minggu, 04 Januari 2026 | 13:41 WIB
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan

Matamata.com -  

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) tengah mempercepat penyiapan area pendidikan sebagai layanan terpadu di Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas ini dirancang untuk mendukung aktivitas sosial dan kebutuhan hunian bagi masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan dilakukan secara paralel dengan penyediaan layanan pendukung lainnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

“Pembangunan fasilitas pendidikan berjalan paralel dengan penyediaan layanan pendukung lainnya di KIPP. Hal ini agar proses hunian dan aktivitas sosial dapat berlangsung beriringan,” ujar Basuki di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu (4/1/2026).

Model pendidikan terpadu ini disiapkan untuk memudahkan akses, meningkatkan kualitas layanan, serta menekan mobilitas harian warga. Basuki menegaskan, percepatan layanan publik termasuk pendidikan merupakan kunci agar pengembangan IKN berjalan sesuai target.

Area pendidikan di KIPP IKN dirancang sebagai ekosistem lengkap, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Area pendidikan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dan ASN yang bertugas di IKN," tambah Basuki.

Saat ini, infrastruktur pendidikan di KIPP sedang dalam tahap persiapan intensif menjelang tahun ajaran 2026/2027. Salah satu institusi yang menjadi sorotan adalah SMA Taruna Nusantara, yang ditargetkan mulai menerima peserta didik baru pada tahun 2026.

Kehadiran sekolah-sekolah tersebut diharapkan mampu melengkapi ekosistem pendidikan di IKN sebagai fondasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sekolah di IKN diproyeksikan menjadi institusi unggulan dengan fokus pada pembentukan karakter, daya saing, dan wawasan kebangsaan. (Antara)

Baca Juga: Khofifah: Digitalisasi Jadi Kunci Sukses Penyaluran BBM Bersubsidi di Jawa Timur

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB