Mensos Pastikan Huntara untuk Korban Banjir, Pemerintah Gerakkan Bantuan Hingga Rp25 Miliar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah terus melakukan penanganan pascabencana bagi warga terdampak banjir bandang yang terjadi di wilayah Sumatra dan Aceh, termasuk penyediaan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap.

Elara | MataMata.com
Rabu, 03 Desember 2025 | 16:15 WIB
Warga memindahkan bantuan yang didistribusikan dari Helikopter Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja di daerah terisolir akibat bencana di Nagari Tiku V Jorong, Agam, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). TNI-AU melalui Lanud Sutan Sjahrir Padang mendistribusikan 4.500 kilogram logistik untuk korban banjir bandang di Maligi, Pasaman Barat, Sungai Pua Palembayan dan Tiku V Jorong di Agam. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Warga memindahkan bantuan yang didistribusikan dari Helikopter Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja di daerah terisolir akibat bencana di Nagari Tiku V Jorong, Agam, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). TNI-AU melalui Lanud Sutan Sjahrir Padang mendistribusikan 4.500 kilogram logistik untuk korban banjir bandang di Maligi, Pasaman Barat, Sungai Pua Palembayan dan Tiku V Jorong di Agam. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Matamata.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah terus melakukan penanganan pascabencana bagi warga terdampak banjir bandang yang terjadi di wilayah Sumatra dan Aceh, termasuk penyediaan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap.

Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyebut pembangunan huntara akan berada di bawah koordinasi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto.

"Nanti kalau huntara yang memimpin adalah Pak Kepala BNPB. Tapi, itu sudah menjadi bagian dari perencanaan untuk menyiapkan huntara dan tentu nanti hunian tetapnya," ujarnya di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan bahwa penyediaan hunian bagi warga terdampak merupakan bagian dari paket bantuan pemerintah. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan, di antaranya bersama pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, untuk menentukan lokasi dan rencana pembangunan.

Selain hunian, Kementerian Sosial juga menyiapkan santunan bagi korban meninggal maupun warga yang mengalami luka-luka.

"Intinya, ini adalah kerja bersama. Ini sinergi, ini gotong royong menindaklanjuti arahan Bapak Presiden," kata Gus Ipul.

Hingga saat ini, Kementerian Sosial telah menyalurkan total bantuan sebesar Rp25 miliar dalam bentuk kebutuhan logistik, bahan baku, hingga dukungan operasional dapur umum.

Sedikitnya 30 dapur umum telah beroperasi di tiga provinsi dengan dukungan lebih dari 570 Taruna Siaga Bencana (Tagana), yang setiap hari memproduksi sekitar 80 ribu paket makanan.

Kemensos juga akan memberikan santunan sebesar Rp15 juta bagi keluarga korban meninggal serta Rp5 juta untuk korban luka berat. Setelah asesmen lanjutan, pemerintah berencana menyiapkan program pemberdayaan bagi penyintas yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian.

Berdasarkan data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera 2025 BNPB per Rabu pagi, jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 753 orang, 650 orang masih hilang, dan 2.600 warga mengalami luka. (Antara)

Baca Juga: Kolaborasi Netflix dan Dee Lestari: Tiga Novel Ikonis Diadaptasi Menjadi Original Series

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menaker Yassierli menargetkan pemerataan program Magang Nasional agar lebih inklusif bagi putra daerah dan lulusan baru ...

news | 13:06 WIB

Kementan tegaskan industri sawit Indonesia ramah lingkungan dan penuhi standar global ISPO. Simak peran strategis sawit ...

news | 13:03 WIB

Ketua DPR Puan Maharani soroti temuan 2.640 peserta UTBK 2026 yang terindikasi curang. Desak pemerintah perbarui sistem ...

news | 13:00 WIB

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030. Menteri Kebudayaan Fadli Zon...

news | 11:00 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Panglima TNI dan sejumlah purnawirawan seperti Andika ...

news | 10:39 WIB

Kejagung memeriksa pegawai Kementerian ESDM sebagai saksi kasus korupsi PT AKT. Simak perkembangan terbaru penetapan ter...

news | 10:00 WIB

Wamentan Sudaryono mengumumkan stok beras pemerintah tembus 5 juta ton per April 2026, rekor tertinggi dalam sejarah RI....

news | 09:15 WIB

Jepang menetapkan Indonesia sebagai negara ketiga paling menjanjikan untuk investasi jangka panjang. Sektor otomotif dan...

news | 08:30 WIB

PKB merespons usulan KPK soal pembatasan masa jabatan ketua umum parpol maksimal dua periode. Simak alasan PKB menyebut ...

news | 07:15 WIB

KPK menyebut Khalid Basalamah dan sejumlah biro haji telah mengembalikan uang terkait kasus korupsi kuota haji. KPK imba...

news | 06:00 WIB