Mensos Pastikan Huntara untuk Korban Banjir, Pemerintah Gerakkan Bantuan Hingga Rp25 Miliar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah terus melakukan penanganan pascabencana bagi warga terdampak banjir bandang yang terjadi di wilayah Sumatra dan Aceh, termasuk penyediaan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap.

Elara | MataMata.com
Rabu, 03 Desember 2025 | 16:15 WIB
Mensos Pastikan Huntara untuk Korban Banjir, Pemerintah Gerakkan Bantuan Hingga Rp25 Miliar

Mensos Pastikan Huntara untuk Korban Banjir, Pemerintah Gerakkan Bantuan Hingga Rp25 Miliar

matamata.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah terus melakukan penanganan pascabencana bagi warga terdampak banjir bandang yang terjadi di wilayah Sumatra dan Aceh, termasuk penyediaan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap.

Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyebut pembangunan huntara akan berada di bawah koordinasi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto.

"Nanti kalau huntara yang memimpin adalah Pak Kepala BNPB. Tapi, itu sudah menjadi bagian dari perencanaan untuk menyiapkan huntara dan tentu nanti hunian tetapnya," ujarnya di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan bahwa penyediaan hunian bagi warga terdampak merupakan bagian dari paket bantuan pemerintah. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan, di antaranya bersama pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, untuk menentukan lokasi dan rencana pembangunan.

Selain hunian, Kementerian Sosial juga menyiapkan santunan bagi korban meninggal maupun warga yang mengalami luka-luka.

"Intinya, ini adalah kerja bersama. Ini sinergi, ini gotong royong menindaklanjuti arahan Bapak Presiden," kata Gus Ipul.

Hingga saat ini, Kementerian Sosial telah menyalurkan total bantuan sebesar Rp25 miliar dalam bentuk kebutuhan logistik, bahan baku, hingga dukungan operasional dapur umum.

Sedikitnya 30 dapur umum telah beroperasi di tiga provinsi dengan dukungan lebih dari 570 Taruna Siaga Bencana (Tagana), yang setiap hari memproduksi sekitar 80 ribu paket makanan.

Kemensos juga akan memberikan santunan sebesar Rp15 juta bagi keluarga korban meninggal serta Rp5 juta untuk korban luka berat. Setelah asesmen lanjutan, pemerintah berencana menyiapkan program pemberdayaan bagi penyintas yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian.

Berdasarkan data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera 2025 BNPB per Rabu pagi, jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 753 orang, 650 orang masih hilang, dan 2.600 warga mengalami luka. (Antara)

Baca Juga: Kolaborasi Netflix dan Dee Lestari: Tiga Novel Ikonis Diadaptasi Menjadi Original Series

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai ekspor kecap Indonesia Januari-Agustus 2026 tembus Rp340 Miliar. Pasar Australia dan Malaysia mendominasi berkat t...

news | 12:56 WIB

Veda Ega Pratama cetak sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang raih pole position di Moto3 GP Australia 2026. Simak...

news | 12:54 WIB

PBB merasa sangat khawatir atas eskalasi kekerasan dan pemblokadean Tepi Barat oleh Israel usai serangan penembakan yang...

news | 11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump berencana mencabut tarif impor 50 persen atas barang Kanada guna mengamankan suara Partai Repub...

news | 10:30 WIB

MILLS meluncurkan koleksi Spring/Summer 2027 bertajuk 'Next Inheritance'. Menghadirkan teknologi seamless MILLS SIGNATUR...

news | 10:00 WIB