Menko Pangan Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Jepara Sesuai Standar Gizi

Menko Pangan Zulkifli Hasan tinjau MBG di Jepara. Distribusi sekolah umum capai 97%, sementara madrasah ditargetkan tuntas usai Lebaran 2026.

Elara | MataMata.com
Selasa, 10 Maret 2026 | 14:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat di depan siswa MAN 1 Jepara, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Jepara

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat di depan siswa MAN 1 Jepara, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Jepara

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara telah berjalan sesuai standar gizi yang ditetapkan pemerintah. Hal ini disampaikannya saat meninjau sejumlah SMA dan SMK di Jepara, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2026).

"Semua senang, anak-anak bergembira menerima makanan bergizi. Pelajar SMA dan sederajat menyambut baik program ini," ujar Zulkifli di sela kunjungannya ke SMA Negeri 1 Jepara, SMK Negeri 3 Jepara, dan MAN 1 Jepara.

Distribusi Sekolah Umum Capai 97 Persen Zulkifli menjelaskan bahwa secara umum, distribusi MBG di sekolah negeri maupun swasta sudah hampir menyeluruh. Saat ini, cakupan layanan untuk SMP dan SMA umum telah menyentuh angka 97 persen.

Namun, ia mengakui bahwa cakupan untuk sekolah berbasis agama, seperti madrasah dan pondok pesantren, masih perlu ditingkatkan. Kendala utama yang ditemukan di lapangan adalah pendataan siswa yang belum lengkap.

"Di sekolah umum, data relatif lebih lengkap sehingga distribusi lebih cepat. Sementara untuk madrasah dan pesantren, kami terus mendorong percepatan pendataan agar layanan segera merata," tambahnya.

Target Madrasah Setelah Lebaran Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh sinkronisasi data tersebut. Ia berkomitmen berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh siswa di Jepara, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat program strategis ini.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin, mengungkapkan bahwa dari 580 madrasah di Jepara, sekitar 90 persen sudah terlayani MBG.

"Sisanya 10 persen masih dalam proses penyesuaian data. Salah satunya MAN 1 Jepara yang hari ini dikunjungi Menko. Insya Allah setelah Lebaran sudah bisa terlayani karena sudah masuk data Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG)," jelas Akhsan.

Program MBG merupakan kebijakan unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemenuhan gizi sejak usia sekolah. Dengan gizi yang tercukupi, diharapkan kualitas belajar dan prestasi siswa di Indonesia semakin meningkat. (Antara)

Baca Juga: Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Anggota Terkait Kasus Minyak Goreng

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaa...

news | 17:19 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan perintah Presiden Prabowo untuk menaikkan harga TBS sawit sebesar 10 persen. Satga...

news | 16:07 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi merespons tuntutan BEM SI Jateng terkait melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar...

news | 14:08 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman melaporkan 300 perusahaan kelapa sawit ke Satgas Pangan Polri karena sengaja menahan harga TB...

news | 12:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan skema bagi hasil sektor pertambangan minerba tidak akan berubah selamany...

news | 12:15 WIB

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan penanaman integritas sejak dini adalah kunci pencegahan korupsi PPDB, di...

news | 11:45 WIB

Nilai tukar rupiah hari ini melemah ke level Rp18.107 per dolar AS pada Senin pagi. Simak analisis pemicunya mulai dari ...

news | 10:30 WIB

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan eks Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba t...

news | 10:30 WIB