Putin: Rusia Tingkatkan Pasokan Minyak dan Gas ke Mitra Tepercaya

Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia terus meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada mitra-mitra yang dinilai dapat diandalkan di berbagai belahan dunia. Langkah ini diambil Rusia guna memperkuat posisi di pasar energi global yang kian kom

Elara | MataMata.com
Selasa, 10 Maret 2026 | 09:00 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin. /ANTARA/Anadolu/py.

Presiden Rusia Vladimir Putin. /ANTARA/Anadolu/py.

Matamata.com - Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia terus meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada mitra-mitra yang dinilai dapat diandalkan di berbagai belahan dunia. Langkah ini diambil Rusia guna memperkuat posisi di pasar energi global yang kian kompetitif.

"Saya telah mendapat informasi bahwa kami meningkatkan pasokan kepada mitra-mitra tepercaya kami, dan itu dilakukan di beberapa kawasan sekaligus," ujar Putin dalam rapat koordinasi di Kremlin, Senin (9/3/2026), yang membahas situasi pasar minyak dan gas terkini.

Pemimpin Rusia tersebut mencatat bahwa persaingan global antar-pembeli untuk mendapatkan pasokan energi semakin tajam. Hal ini dipicu oleh krisis hebat yang sedang melanda kawasan Timur Tengah pasca-serangan terhadap Iran akhir Februari lalu.

Menurut Putin, Rusia memiliki peluang besar untuk memperkokoh pengaruhnya jika mampu mengalihkan fokus pada pasar-pasar yang saat ini sedang membutuhkan stabilitas pasokan energi.

"Jika saat ini kami mengalihkan fokus pada pasar-pasar yang membutuhkan peningkatan pasokan, kami dapat memperkuat posisi di sana," tambahnya.

Meski demikian, Putin memberikan catatan realistis terkait infrastruktur energi global. Ia menilai bahwa dalam kondisi krisis saat ini, mengalihkan seluruh pasokan minyak dari Timur Tengah tanpa melewati Selat Hormuz adalah hal yang mustahil atau tidak realistis.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa meskipun Rusia meningkatkan perannya, stabilitas jalur pelayaran di Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci bagi keseimbangan harga energi dunia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaa...

news | 17:19 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan perintah Presiden Prabowo untuk menaikkan harga TBS sawit sebesar 10 persen. Satga...

news | 16:07 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi merespons tuntutan BEM SI Jateng terkait melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar...

news | 14:08 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman melaporkan 300 perusahaan kelapa sawit ke Satgas Pangan Polri karena sengaja menahan harga TB...

news | 12:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan skema bagi hasil sektor pertambangan minerba tidak akan berubah selamany...

news | 12:15 WIB

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan penanaman integritas sejak dini adalah kunci pencegahan korupsi PPDB, di...

news | 11:45 WIB

Nilai tukar rupiah hari ini melemah ke level Rp18.107 per dolar AS pada Senin pagi. Simak analisis pemicunya mulai dari ...

news | 10:30 WIB

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan eks Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba t...

news | 10:30 WIB