Minat Tinggi, Program Magang Nasional 2025 Libatkan 6.334 Penyelenggara dan Puluhan Ribu Peserta

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 6.334 penyelenggara, yang terdiri dari perusahaan hingga kementerian/lembaga, telah bergabung dalam pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 Batch 1 dan 2. Program tersebut menarik minat 221.54

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 Desember 2025 | 10:30 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berbicara dalam pertemuan dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (1/12/2025). (ANTARA/HO-Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berbicara dalam pertemuan dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (1/12/2025). (ANTARA/HO-Kemnaker)

Matamata.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 6.334 penyelenggara, yang terdiri dari perusahaan hingga kementerian/lembaga, telah bergabung dalam pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 Batch 1 dan 2. Program tersebut menarik minat 221.541 lulusan baru perguruan tinggi yang mendaftar.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan tingginya angka tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan lulusan baru terhadap pengalaman kerja melalui jalur pemagangan.

“Antusiasnya luar biasa, karena 30 persen dari 1,1 juta lulusan baru tertarik ikut program magang,” ujarnya saat bertemu dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin, sebagaimana dikutip dari keterangan pers Kemnaker.

Menurut Yassierli, sebagian lulusan lainnya memilih melanjutkan studi, bekerja, atau tidak mengikuti program karena adanya ketentuan wajib berkomitmen selama enam bulan tanpa pengunduran diri.

Kemnaker menargetkan program ini dapat menjangkau hingga 100 ribu peserta sampai Batch 3. Berdasarkan data hingga Batch 2, lebih dari 70 ribu lulusan perguruan tinggi telah mengikuti program ini, yakni sekitar 15 ribu pada Batch 1 dan 62 ribu pada Batch 2.

Yassierli menegaskan pentingnya keterlibatan perusahaan yang memiliki struktur pelatihan baik agar peserta tidak hanya ditempatkan pada posisi pemasaran atau penjualan.

“Untuk Batch 3 Kemnaker menargetkan 25 ribu peserta dan saya optimistis Magang Nasional 2026 akan lebih baik dalam hal sistem dan perusahaan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan dukungannya untuk berkolaborasi dalam Magang Nasional 2025 Batch 3. Ia juga menyampaikan komitmen untuk mendorong perusahaan industri dan instansi di bawah Kementerian Perindustrian agar ikut dalam program tersebut.

Untuk Batch 3, rangkaian pelaksanaan dimulai dengan pendaftaran penyelenggara dan pengajuan usulan program pada 24 November–3 Desember 2025. Pendaftaran peserta dibuka pada 4–7 Desember, diikuti proses seleksi pada 8–11 Desember.

Penetapan peserta akan dilaksanakan pada 12 Desember, kemudian orientasi bagi peserta dan mentor dijadwalkan pada 15 Desember. Sementara itu, peluncuran resmi atau kick off pelaksanaan Magang Nasional Batch 3 akan berlangsung pada 16 Desember 2025. (Antara)

Baca Juga: Unggahan Menyedihkan Richa Novisha, usai Meninggalnya Sang Suami Gary Iskak

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyita 33 kendaraan hingga uang asing dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah terkait suap KI...

news | 19:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) siap serap 3 juta tenaga kerja dan menjadi motor...

news | 19:42 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan keras kepada 1.773 ASN Komcad di Lanud Halim. Menhan ingatkan ancaman '...

news | 14:56 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Komisi II siap membahas revisi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Dasco ingatkan...

news | 13:49 WIB

KPK menggelar OTT di Imigrasi Jakarta Barat dan menangkap belasan orang, termasuk Kakanim Ronald Arman Abdullah. Tim KPK...

news | 12:28 WIB

Polda Aceh mengeluarkan imbauan keras menjelang Piala Dunia 2026. Kapolda Aceh menegaskan larangan judi bola, konvoi di ...

news | 11:08 WIB

Kemendikdasmen menyalurkan bantuan 100 paket school kit dan layanan trauma healing bagi murid korban kebakaran di Kemayo...

news | 10:30 WIB

DPR mendesak Kemenekraf segera melobi Kemenkeu untuk menunda penerapan tarif pajak normal PP 20/2026 bagi pelaku industr...

news | 10:15 WIB

Menlu RI Sugiono menyambut kunjungan resmi Menlu Turkiye Hakan Fidan di Jakarta. Simak agenda lengkap mulai dari target ...

news | 09:42 WIB

KPK mendalami mekanisme pengisian kuota haji di PT Maktour milik Fuad Hasan Masyhur. Empat staf diperiksa, sementara Fua...

news | 06:15 WIB