Bahlil Siapkan Evaluasi Tambang Pasca Banjir Bandang di Sumatera

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disebut akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas pertambangan di Sumatera, khususnya yang dinilai tidak menerapkan good mining practice atau kaidah pertambangan yang baik setelah terjad

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 Desember 2025 | 09:15 WIB
Bahlil Siapkan Evaluasi Tambang Pasca Banjir Bandang di Sumatera

Bahlil Siapkan Evaluasi Tambang Pasca Banjir Bandang di Sumatera

matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disebut akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas pertambangan di Sumatera, khususnya yang dinilai tidak menerapkan good mining practice atau kaidah pertambangan yang baik setelah terjadinya banjir bandang baru-baru ini.

“Siap-siaplah itu (tambang) yang berdampak segala macam terhadap lingkungan, akan dievaluasi untuk tambang dan lain-lainnya,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin (1/12).

Anggia menegaskan bahwa evaluasi akan difokuskan pada perusahaan tambang yang dinilai menimbulkan kerusakan lingkungan dan ekosistem akibat praktik operasional yang tidak sesuai kaidah.

Ia menambahkan, saat ini prioritas Kementerian ESDM adalah pemulihan wilayah terdampak banjir serta memastikan suplai energi bagi instansi yang terlibat dalam proses penanganan.

“Misalkan, (memenuhi) kebutuhan solar untuk bahan bakar alat-alat berat Kementerian PU, untuk membuka dan membersihkan lokasi itu kan butuh banyak BBM di situ. Jadi itu diarahkan Pak Menteri untuk segera didistribusikan, meskipun tantangannya sulit,” jelas Anggia.


Kritik dari Aktivis Lingkungan
Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Melky Nahar, menilai Sumatera telah diperlakukan sebagai “zona pengorbanan” bagi industri minerba. Ia mencatat sedikitnya ada 1.907 izin tambang aktif dengan luas mencapai 2.458.469,09 hektare di wilayah tersebut.

“Di tingkat kawasan hutan, skema Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) menjadi pintu utama pelepasan fungsi lindung menjadi ruang ekstraksi,” kata Melky.

Saat ini, terdapat 271 PPKH di Sumatera dengan total luas 53.769,48 hektare. Dari jumlah tersebut, 66 izin diberikan untuk tambang seluas 38.206,46 hektare, sementara sisanya digunakan untuk panas bumi, migas, energi lainnya, telekomunikasi, hingga kepentingan pemerintah.

Melky juga menyoroti keberadaan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola tambang emas Martabe, sebagai salah satu pemegang izin. Ia menyebut bukaan lahan di kawasan hutan terkait kegiatan tambang tersebut diperkirakan mencapai 570,36 hektare, yang dinilai mempengaruhi ekosistem daerah aliran sungai.


Klarifikasi dari PT Agincourt Resources
Menanggapi tudingan tersebut, PTAR menegaskan bahwa lokasi banjir bandang di Desa Garoga tidak berada dalam wilayah operasional mereka.

Baca Juga: Unggahan Menyedihkan Richa Novisha, usai Meninggalnya Sang Suami Gary Iskak

“Lokasi banjir bandang di Desa Garoga berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga/Aek Ngadol, yang berbeda dan tidak terhubung dengan DAS Aek Pahu, tempat PTAR beroperasi,” kata Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono.

Ia juga menyebut bahwa pemantauan internal perusahaan tidak menemukan bukti yang mengaitkan material kayu di lokasi banjir dengan aktivitas pertambangan mereka.

“Pemantauan kami juga tidak menemukan material kayu di DAS Aek Pahu yang dapat dikaitkan dengan temuan di wilayah banjir. PTAR mendukung penuh kajian komprehensif yang dilakukan pemerintah atas seluruh faktor penyebab bencana ini dan siap bekerja sama secara transparan,” ujarnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Istri Wapres RI Selvi Gibran mengunjungi Pulau Penyengat, Kepri, untuk berziarah, menyerahkan bantuan sekolah, dan menin...

news | 10:15 WIB

Kemendagri bersama KPK petakan 8 titik rawan korupsi di Pemda. Mendagri Tito Karnavian beri peringatan keras bagi kepala...

news | 09:15 WIB

Kejagung ungkap alasan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tidak memakai rompi tahanan dan tangan tidak diborgol usai dit...

news | 08:15 WIB

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengajak masyarakat memperkuat karakter bangsa dan demokrasi pada peluncuran buku S...

news | 07:15 WIB

Mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, resmi ditahan di Rutan KPK terkait kasus dugaan TPPU. Kejagung sita 74 kg ...

news | 06:15 WIB