Gubernur Jabar Turun Tangan, Tiga Kades Karawang Akhirnya Berdamai dan Kompak Atasi Banjir

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berhasil mendamaikan tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, yang sebelumnya terlibat perselisihan terkait proyek pengerukan aliran sungai untuk penanganan banjir.

Elara | MataMata.com
Kamis, 20 November 2025 | 12:30 WIB
Gubernur Jabar Turun Tangan, Tiga Kades Karawang Akhirnya Berdamai dan Kompak Atasi Banjir

Gubernur Jabar Turun Tangan, Tiga Kades Karawang Akhirnya Berdamai dan Kompak Atasi Banjir

matamata.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berhasil mendamaikan tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, yang sebelumnya terlibat perselisihan terkait proyek pengerukan aliran sungai untuk penanganan banjir.

“Ketiga kepala desa di Karawang kini sudah bersepakat untuk bersama-sama menyelesaikan problem banjir di daerahnya masing-masing,” ujar Dedi Mulyadi di Karawang, Rabu.

Ketiga kades tersebut—Kades Purwadana E Heryana, Kades Wadas Jujun Junaedi, dan Kades Sukamakmur Dede Sudrajat—sebelumnya bersitegang akibat dugaan adanya salah satu pihak yang melakukan pengerukan sungai di luar wilayah desanya.

Proyek pengerukan yang menjadi pemicu konflik itu merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikerjakan bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Gubernur Jabar memanggil ketiga kades guna membahas persoalan yang muncul di wilayah masing-masing.

Setelah pertemuan, Dedi memastikan ketiganya sepakat berdamai dan berkomitmen tidak lagi menimbulkan ketegangan. Mereka justru diberi mandat khusus untuk mempercepat program penanganan banjir Pemprov Jabar.

Kades Sukamakmur mendapat tugas mengawasi aliran air dari area Interchange Karawang Barat serta memetakan bangunan liar di sepanjang daerah aliran sungai.

Sementara Kades Wadas bertanggung jawab membongkar bangunan bermasalah dan memastikan proses penertiban berlangsung aman dan tertib.
Adapun Kades Purwadana diminta merapikan saluran di luar area, membangun pintu saluran, serta mengupayakan izin akses jalan dari Resinda.

Dedi menegaskan bahwa seluruh penugasan tersebut bertujuan memperkecil risiko banjir di kawasan Telukjambe Timur. Pemprov Jabar juga akan melanjutkan koordinasi lintas desa untuk mempercepat penyelesaian persoalan tata ruang, drainase, dan pengelolaan lingkungan.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat agar mendukung proses penataan aliran sungai demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan bebas dari ancaman banjir. (Antara)

Baca Juga: Keluarga Cheria Geluti Bisnis Tour and Travel dengan Wisata Halal

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Indonesia bidik posisi pemain utama bioenergi sawit global lewat ajang INNOPROM 2026 di Rusia. Menperin tegaskan kesiapa...

news | 16:19 WIB

Netflix mengungkapkan film keluarga Indonesia rutin masuk daftar Global Top 10 dalam 4 tahun terakhir. Simak tren menont...

news | 16:10 WIB

Jaksa Agung resmi menunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus menggantikan Febrie Adriansyah yang mengundurkan diri usai...

news | 14:08 WIB

Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji meminta kader muda AMPG adaptif terhadap perubahan zaman. AMPG juga menggelar Rapimn...

news | 14:01 WIB

Hubungan AS dan Iran kembali membara. Ketua Parlemen Iran tegaskan kesiapan pertahanan total saat bertemu Ketua MPR RI A...

news | 13:57 WIB