BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks

BGN bantah kabar pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) saat sahur. Simak jadwal resmi distribusi MBG selama Ramadan 1447 H agar tidak salah informasi.

Elara | MataMata.com
Senin, 23 Februari 2026 | 14:15 WIB
BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks

BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks

matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi tegas terkait video yang beredar di media sosial mengenai pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu sahur. BGN menyatakan kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa seluruh pendistribusian MBG selama bulan suci mengacu pada Surat Edaran (SE) Kepala BGN Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadan, Idul Fitri, dan Libur Imlek 2026.

"Dalam ketentuan tersebut, tidak ada skema pembagian makanan pada waktu sahur. MBG selama Ramadan hanya didistribusikan setiap hari Senin dan Kamis dengan jam layanan resmi pukul 08.00–09.00 WIB dan 11.00–12.00 WIB," tegas Nanik dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Jadwal dan Mekanisme Selama Ramadan Nanik merinci bahwa jadwal tersebut berlaku untuk seluruh mekanisme, baik pengambilan langsung di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengantaran ke sekolah, maupun titik serah terima terjadwal lainnya.

Khusus untuk sekolah berasrama dan pesantren, pengolahan makanan dilakukan pada siang hari dan disajikan saat berbuka puasa, berkoordinasi langsung dengan pihak satuan pendidikan terkait.

Adapun jadwal distribusi kembali normal mulai Senin, 23 Februari 2026, setelah sempat ditiadakan pada awal Ramadan (18–22 Februari). "Pola layanan tetap dilakukan dua kali sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis," tambahnya.

Paket Kemasan Sehat Untuk wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa, MBG diberikan dalam bentuk paket makanan kemasan sehat. Paket ini dirancang agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa dengan tetap memenuhi standar gizi seimbang dan keamanan pangan yang ketat.

"Jadwal dan mekanisme sudah diatur jelas. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh konten menyesatkan dan selalu merujuk pada informasi resmi dari pemerintah," pungkas Nanik. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai ekspor kecap Indonesia Januari-Agustus 2026 tembus Rp340 Miliar. Pasar Australia dan Malaysia mendominasi berkat t...

news | 12:56 WIB

Veda Ega Pratama cetak sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang raih pole position di Moto3 GP Australia 2026. Simak...

news | 12:54 WIB

PBB merasa sangat khawatir atas eskalasi kekerasan dan pemblokadean Tepi Barat oleh Israel usai serangan penembakan yang...

news | 11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump berencana mencabut tarif impor 50 persen atas barang Kanada guna mengamankan suara Partai Repub...

news | 10:30 WIB

MILLS meluncurkan koleksi Spring/Summer 2027 bertajuk 'Next Inheritance'. Menghadirkan teknologi seamless MILLS SIGNATUR...

news | 10:00 WIB