BRIN Kembangkan Tanggul Laut Lego Multifungsi untuk Atasi Rob dan Abrasi

BRIN kembangkan desain Tanggul Tegak Multifungsi (TTMF) berbasis blok modular untuk atasi banjir rob. Simak keunggulan tanggul 'Lego' yang bisa hasilkan listrik ini.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Februari 2026 | 16:15 WIB
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan desain Tanggul Tegak Multifungsi (TTMF) sebagai struktur tanggul laut berbasis blok modular beton yang ramping dan hemat material untuk mengatasi abrasi, banjir rob, hingga kenaikan muka air laut. ANTARA/HO-BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan desain Tanggul Tegak Multifungsi (TTMF) sebagai struktur tanggul laut berbasis blok modular beton yang ramping dan hemat material untuk mengatasi abrasi, banjir rob, hingga kenaikan muka air laut. ANTARA/HO-BRIN

Matamata.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan desain Tanggul Tegak Multifungsi (TTMF) sebagai solusi inovatif mengatasi abrasi, banjir rob, hingga kenaikan muka air laut. Struktur berbasis blok modular beton ini dirancang lebih ramping dan hemat material dibandingkan tanggul konvensional.

Peneliti Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Dinar Catur Istiyanto, menjelaskan bahwa pengembangan TTMF merupakan jawaban atas kebutuhan desain tanggul yang aman namun tetap ramah lingkungan.

"Struktur tanggul urugan konvensional membutuhkan pasir dan batuan dalam jumlah sangat besar yang diambil dari gunung atau laut, sehingga berdampak pada lingkungan," ujar Dinar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (19/2).

Sistem Modular Mirip Lego Berbeda dengan tanggul biasa yang bisa melebar hingga ratusan meter ke arah laut, TTMF dirancang dengan konfigurasi tegak (vertical seawall). Struktur ini menggunakan sistem blok modular (caisson) yang disusun seperti kepingan Lego.

Blok beton ini diproduksi di darat dengan berat sekitar 60 ton per unit—disesuaikan dengan kapasitas alat berat (crane) nasional—kemudian disusun di lokasi target. Metode ini diklaim membuat proses konstruksi jauh lebih cepat dan efisien.

Keunggulan lainnya adalah efisiensi ruang. Lebar tanggul hanya berkisar 10–20 meter, sehingga sangat relevan diterapkan di kawasan pesisir yang padat lahan seperti Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Mampu Menghasilkan Listrik Tak sekadar menjadi pelindung pantai, TTMF juga mengusung konsep multifungsi. Salah satu inovasi utamanya adalah integrasi sistem penangkap energi gelombang laut tipe Oscillating Water Column (OWC).

"Prinsipnya, energi gelombang yang selama ini hanya diredam, kini bisa ditangkap dan dikonversi menjadi energi listrik melalui turbin," ungkap Dinar.

Selain sebagai pembangkit listrik, bagian atas tanggul dirancang cukup kuat untuk menopang infrastruktur jalan raya. Dengan demikian, satu struktur dapat menjalankan empat fungsi sekaligus: pelindung pantai, pengendalian banjir, jalur transportasi, dan sumber energi terbarukan.

Dari sisi material, TTMF juga mendukung prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan limbah industri seperti slag besi, slag nikel, dan fly ash batubara sebagai campuran beton bertulang standar SNI. BRIN berharap riset ini dapat segera diimplementasikan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). (Antara)

Baca Juga: Prabowo Ajak Perusahaan Raksasa AS General Electric Tingkatkan Investasi Alat Medis

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB