Wamenhut Pastikan Hasil Audit 24 Izin Pemanfaatan Hutan di Sumatra Akan Diumumkan

Wamenhut Rohmat Marzuki memastikan hasil audit 24 izin pemanfaatan hutan (PBPH) di Aceh, Sumut, dan Sumbar pascabanjir segera diumumkan ke publik.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:15 WIB
Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menjawab pertanyaan ANTARA ditemui usai menutup Acara Lesson Learned Workshop bertajuk Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera di Jakarta, Kamis (19/2/2026). ANTARA/Harianto

Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menjawab pertanyaan ANTARA ditemui usai menutup Acara Lesson Learned Workshop bertajuk Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera di Jakarta, Kamis (19/2/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki memastikan pemerintah akan mengumumkan hasil audit terhadap 24 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Sumatra. Langkah ini diambil menyusul proses pemeriksaan intensif pascabencana banjir besar yang melanda tiga provinsi di wilayah tersebut.

Audit tersebut mencakup puluhan izin PBPH yang beroperasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rencana audit ini sebelumnya telah disampaikan Wamenhut dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI pada Januari lalu.

"Tunggu tanggal mainnya," ujar Rohmat Marzuki saat dikonfirmasi mengenai perkembangan hasil audit tersebut di Jakarta, Kamis (19/2).

Meski belum bersedia membeberkan detail temuan sementara, Rohmat menegaskan bahwa publik akan segera mengetahui hasil evaluasi tim audit. "Nanti pasti ada pengumuman," tambahnya singkat sembari meninggalkan lokasi kegiatan Lesson Learned Workshop di sebuah hotel di Jakarta.

Evaluasi dan Pencabutan Izin Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama DPR RI pada 19 Januari 2026, Wamenhut menjelaskan bahwa audit dilakukan sebagai respons atas bencana banjir yang melanda kawasan Sumatra.

Pemerintah ingin memastikan apakah aktivitas pemanfaatan hutan oleh pemegang izin menjadi faktor pemicu bencana hidrometeorologi tersebut.

Sejauh ini, Kementerian Kehutanan telah mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi kinerja para pemegang izin. Tercatat, sebanyak 40 izin PBPH berkinerja buruk dengan total luas lahan mencapai 1,5 juta hektare di berbagai wilayah Indonesia telah dicabut.

Langkah pencabutan izin ini merupakan bagian dari penataan tata kelola kehutanan untuk memperbaiki fungsi ekologi dan menekan risiko bencana alam di kawasan hutan yang rentan.

Selain audit PBPH, Wamenhut menambahkan bahwa kementeriannya bersama Satgas Penataan Lahan dan Penataan Investasi (PKH) berkomitmen menertibkan kawasan hutan dari aktivitas perkebunan sawit dan pertambangan ilegal.

Hal ini dilakukan demi memastikan kepastian hukum serta keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat lokal. (Antara)

Baca Juga: Gebrakan di Washington: Prabowo Siapkan 8.000 Pasukan RI untuk Misi Perdamaian Gaza

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka membuka layanan pengaduan di Kantor Wapres Kebon Sirih untuk bantu warga yang kesulitan ba...

news | 11:15 WIB

Menhut Raja Juli Antoni ungkap Presiden Prabowo setujui penambahan 70 ribu Polisi Kehutanan (Polhut) untuk amankan 125 j...

news | 10:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tertawa saat merespons candaan Donald Trump yang menyebut tak ingin melawannya. Intip momen sa...

news | 09:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto umumkan kesiapan Indonesia kirim 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza dalam KTT Board of Peace di ...

news | 07:15 WIB

Presiden AS Donald Trump memuji Presiden Prabowo Subianto dalam KTT Board of Peace di Washington. Trump menyebut Prabowo...

news | 06:00 WIB

BRIN kembangkan desain Tanggul Tegak Multifungsi (TTMF) berbasis blok modular untuk atasi banjir rob. Simak keunggulan t...

news | 16:15 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dorong perguruan tinggi hasilkan inovasi sawit yang terhilirisasi ke industri untuk tingk...

news | 15:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengajak General Electric (GE) AS untuk tingkatkan investasi alat medis demi dukung 10 univers...

news | 14:15 WIB

Kementan menjamin stok cabai surplus hingga 99 ribu ton jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Simak detail harga dan se...

news | 13:15 WIB

Presiden Prabowo jamin kepastian hukum & stabilitas politik di depan pengusaha AS. Simak pidato lengkapnya soal Danantar...

news | 12:15 WIB