Gebrakan di Washington: Prabowo Siapkan 8.000 Pasukan RI untuk Misi Perdamaian Gaza

Presiden Prabowo Subianto umumkan kesiapan Indonesia kirim 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza dalam KTT Board of Peace di Washington DC.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:15 WIB
Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian atau Inaugural Meeting Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat. ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian atau Inaugural Meeting Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat. ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan sedikitnya 8.000 personel pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Pasukan tersebut nantinya akan bergabung dalam International Stabilization Force (ISF).

Komitmen besar ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2) waktu setempat, yang juga dihadiri Presiden AS Donald Trump.

"Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami memuji hal ini, dan oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan jumlah pasukan yang signifikan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan," ujar Prabowo sebagaimana dipantau melalui siaran langsung kanal YouTube White House, Jumat (20/2) dini hari WIB.

Prabowo menyatakan bahwa Indonesia sejak awal telah mempelajari dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana perdamaian yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump. Ia menekankan bahwa bergabungnya Indonesia dalam BoP murni bertujuan untuk mewujudkan perdamaian abadi di Palestina.

"Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami tahu akan ada banyak hambatan, tetapi kami sangat optimistis," tegas Prabowo di hadapan para pemimpin dunia.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kerangka kerja internasional transisional yang berbasis mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

Indonesia memastikan keterlibatan dalam ISF akan berjalan dengan mandat yang jelas serta parameter operasional yang disepakati, tanpa mengesampingkan hukum internasional dan batasan nasional (national caveats).

Selain aspek keamanan, Prabowo juga menyatakan dukungan Indonesia terhadap rekonstruksi jangka panjang di Gaza dengan tetap menjunjung tinggi visi Solusi Dua Negara (Two-State Solution). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden AS Donald Trump memuji Presiden Prabowo Subianto dalam KTT Board of Peace di Washington. Trump menyebut Prabowo...

news | 06:00 WIB

BRIN kembangkan desain Tanggul Tegak Multifungsi (TTMF) berbasis blok modular untuk atasi banjir rob. Simak keunggulan t...

news | 16:15 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dorong perguruan tinggi hasilkan inovasi sawit yang terhilirisasi ke industri untuk tingk...

news | 15:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengajak General Electric (GE) AS untuk tingkatkan investasi alat medis demi dukung 10 univers...

news | 14:15 WIB

Kementan menjamin stok cabai surplus hingga 99 ribu ton jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Simak detail harga dan se...

news | 13:15 WIB

Presiden Prabowo jamin kepastian hukum & stabilitas politik di depan pengusaha AS. Simak pidato lengkapnya soal Danantar...

news | 12:15 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sampaikan duka cita Presiden Prabowo dan serahkan bantuan bagi keluarga 23 prajurit Marinir y...

news | 10:15 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dampingi Presiden Prabowo di AS untuk perkuat diplomasi energi, hilirisasi, dan investasi ...

news | 09:15 WIB

Presiden Prabowo bertemu Kamar Dagang AS di Washington DC guna mematangkan perjanjian dagang ART senilai 45 miliar dolar...

news | 08:15 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi umumkan anggaran Kemenhub 2026 sebesar Rp28,48 triliun. Fokus pada diskon tiket angkutan Lebaran...

news | 07:15 WIB