Wapres Gibran Buka Pengaduan di Kebon Sirih, Bantu Warga Tak Mampu Bayar SPP

Wapres Gibran Rakabuming Raka membuka layanan pengaduan di Kantor Wapres Kebon Sirih untuk bantu warga yang kesulitan bayar SPP dan tebus ijazah.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:15 WIB
Wapres Gibran Buka Pengaduan di Kebon Sirih, Bantu Warga Tak Mampu Bayar SPP

Wapres Gibran Buka Pengaduan di Kebon Sirih, Bantu Warga Tak Mampu Bayar SPP

matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa Kantor Wakil Presiden kini membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan sosial, mulai dari kesulitan membayar SPP sekolah hingga masalah penebusan ijazah yang tertahan.

Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menyapa jemaah usai melaksanakan salat Isya dan Tarawih di Masjid Al-Falaah, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (19/2) malam.

"Warga bisa ke kantor kami mengeluhkan masalah apa pun, seperti tebus ijazah atau uang SPP yang tidak bisa dibayar. Itu bisa diselesaikan di kantor kami di Kebon Sirih," kata Gibran dalam keterangan resminya, Jumat (20/2).

Masyarakat dapat datang langsung ke Kantor Wapres di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari kerja (Senin hingga Jumat) untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara tatap muka.

Serap Aspirasi di Kawasan Padat Kehadiran Gibran di Masjid Al-Falaah yang terletak di tengah pemukiman padat penduduk bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung pada malam kedua Ramadan 1447 H.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto yang saat ini tengah menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri. Ia mengajak jemaah mendoakan kelancaran tugas dan kesehatan Kepala Negara.

"Salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo. Saat ini beliau sedang bertugas di luar negeri. Kita doakan semoga beliau senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugasnya," ungkap Gibran.

Selain membuka layanan di kantor, Gibran berkomitmen menindaklanjuti berbagai persoalan yang kerap muncul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat akar rumput. Ia berjanji akan mempelajari laporan dari pengurus wilayah setempat untuk dicarikan solusi yang konkret bagi masyarakat lokal. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB

Menhut Raja Juli Antoni meminta petugas tak lengah meski hotspot karhutla di Ketapang turun. Kemenhut juga menyegel laha...

news | 10:15 WIB

Dokter RSUD Kota Tangerang ingatkan bahaya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bisa picu peradangan paru-paru dan ses...

news | 09:56 WIB

Pemkab Aceh Barat menindaklanjuti temuan BPK RI 2025 dengan mengembalikan dana kerugian negara sebesar Rp917 juta ke kas...

news | 09:15 WIB

Kementerian ESDM memastikan penggunaan bahan bakar B50 aman setelah lolos uji durabilitas mesin tambang 1.000 jam dan ro...

news | 08:15 WIB