Menhut Raja Juli Antoni Sejel Lahan Karhutla di Ketapang, Minta Petugas Tak Lengah

Menhut Raja Juli Antoni meminta petugas tak lengah meski hotspot karhutla di Ketapang turun. Kemenhut juga menyegel lahan kebakaran yang ditanami sawit

Elara | MataMata.com
Rabu, 09 September 2026 | 10:15 WIB
Menhut Raja Juli Antoni Sejel Lahan Karhutla di Ketapang, Minta Petugas Tak Lengah

Menhut Raja Juli Antoni Sejel Lahan Karhutla di Ketapang, Minta Petugas Tak Lengah

matamata.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk tidak lengah meski tren titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah mulai menurun.

"Jangan sampai penurunan angka hotspot ini membuat kita menganggap pekerjaan sudah selesai. Justru ini momentum bagi semua pihak untuk mengejar titik-titik api tersisa dan memadamkannya," ujar Raja Antoni dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ia menyoroti tantangan khusus dalam penanganan karhutla di lahan gambut. yang tampak padam di permukaan sering kali masih menyisakan bara di bawah tanah yang berpotensi menyala kembali saat tertiup angin.

"Bisa jadi di atas sudah tidak terlihat api atau hanya tersisa sedikit asap. Namun, bagian bawahnya masih berpotensi hidup kembali jika ada angin kencang," jelasnya.

Sebagai contoh, penanganan karhutla di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data per Senin (7/9/2026), jumlah titik panas di wilayah tersebut kini tersisa 13 titik. Penurunan ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli

Selain memantau pemadaman, Menhut turun langsung menyegel lokasi terdampak karhutla di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. Langkah tegas ini diambil sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto setelah ditemukan adanya aktivitas penanaman sawit di lahan yang baru saja padam.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut bersama Polda Kalimantan Barat dan KPH Ketapang kini tengah memproses hukum dugaan pelanggaran tersebut.

"Selama proses pidana berlangsung oleh Polda Kalimantan Barat, seluruh pihak dilarang masuk maupun beraktivitas di lokasi yang disegel," tegas Raja Antoni. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai ekspor kecap Indonesia Januari-Agustus 2026 tembus Rp340 Miliar. Pasar Australia dan Malaysia mendominasi berkat t...

news | 12:56 WIB

Veda Ega Pratama cetak sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang raih pole position di Moto3 GP Australia 2026. Simak...

news | 12:54 WIB

PBB merasa sangat khawatir atas eskalasi kekerasan dan pemblokadean Tepi Barat oleh Israel usai serangan penembakan yang...

news | 11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump berencana mencabut tarif impor 50 persen atas barang Kanada guna mengamankan suara Partai Repub...

news | 10:30 WIB

MILLS meluncurkan koleksi Spring/Summer 2027 bertajuk 'Next Inheritance'. Menghadirkan teknologi seamless MILLS SIGNATUR...

news | 10:00 WIB