Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah

Gubernur DKI Pramono Anung siapkan insentif pajak bagi mal yang beri diskon selama Ramadan 2026. Simak cerita Pramono soal nasi briyani dan tradisi silaturahmi.

Elara | MataMata.com
Senin, 23 Februari 2026 | 17:15 WIB
Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah

Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah

matamata.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa tradisi silaturahmi yang kuat adalah hal yang paling ia rindukan saat bulan Ramadan tiba di ibu kota. Selain momen sosial tersebut, ia juga memastikan Pemprov DKI akan memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan untuk mendorong diskon belanja bagi warga.

"Salah satu kelebihan Ramadan di Jakarta itu silaturahminya kuat sekali. Safari Ramadan akan berlangsung terus-menerus. Pekan pertama saja saya sudah jadwal penuh untuk bersilaturahmi, mulai dari jajaran eselon 2 hingga rekan media di Balai Kota," ujar Pramono di Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).

Pramono juga berencana berkeliling ke masjid-masjid di ibu kota serta menjalin komunikasi dengan sejumlah kedutaan asing untuk mempererat hubungan diplomatik di bulan suci.

Insentif Pajak dan Diskon Belanja Selain sisi personal, Pramono menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan kebijakan fiskal khusus bagi pelaku usaha ritel.

"Mulai 18 Februari sampai Idulfitri nanti, kami akan memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan yang memberikan potongan harga kepada masyarakat. Tujuannya supaya belanja di Jakarta menjadi lebih murah dan terjangkau," tutur Pramono.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menyemarakkan suasana Lebaran di ibu kota, tetapi juga efektif mendorong roda ekonomi dan meringankan beban pengeluaran warga di tengah momentum hari besar keagamaan.

Rindu Nasi Briyani dan Rendang Bicara soal selera pribadi, mantan Sekretaris Kabinet ini mengaku memiliki menu favorit yang selalu dinanti saat berbuka puasa.

"Kalau makanan, yang paling utama itu nasi briyani dan rendang. Tapi biasanya kalau puasa itu kita 'lapar mata', pengennya banyak, begitu buka ternyata hanya sedikit yang dimakan. Saya yakin ini dialami kita semua," ungkapnya sambil berseloroh.

Melalui perpaduan kebijakan ekonomi dan kegiatan sosial, Pramono menginginkan momen Ramadan 1447 H di Jakarta menjadi lebih semarak, berwarna, dan ramah di kantong masyarakat. (Antara)

Baca Juga: Kemenkeu: Realisasi Utang Pemerintah Januari 2026 Capai Rp127,3 Triliun

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai ekspor kecap Indonesia Januari-Agustus 2026 tembus Rp340 Miliar. Pasar Australia dan Malaysia mendominasi berkat t...

news | 12:56 WIB

Veda Ega Pratama cetak sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang raih pole position di Moto3 GP Australia 2026. Simak...

news | 12:54 WIB

PBB merasa sangat khawatir atas eskalasi kekerasan dan pemblokadean Tepi Barat oleh Israel usai serangan penembakan yang...

news | 11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump berencana mencabut tarif impor 50 persen atas barang Kanada guna mengamankan suara Partai Repub...

news | 10:30 WIB

MILLS meluncurkan koleksi Spring/Summer 2027 bertajuk 'Next Inheritance'. Menghadirkan teknologi seamless MILLS SIGNATUR...

news | 10:00 WIB