BGN Dorong Inovasi Menu MBG: Kualitas Bintang Lima dengan Harga Rp10 Ribu

Kepala BGN Dadan Hindayana targetkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kualitas bintang lima dengan harga Rp10 ribu melalui inovasi ahli gizi dan koki profesional.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Maret 2026 | 13:15 WIB
Kepala BGN Dadan HIndayana (tengah, berkopiah) dalam acara buka bersama di Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). ANTARA/HO-BGN.

Kepala BGN Dadan HIndayana (tengah, berkopiah) dalam acara buka bersama di Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). ANTARA/HO-BGN.

Matamata.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara ahli gizi dan koki profesional untuk menciptakan hidangan berkualitas tinggi namun tetap dengan harga terjangkau.

"Saya berharap muncul inovasi makanan dari ahli gizi dan chef profesional, sehingga lahir ciri khas Program MBG yang kualitasnya sekelas bintang lima, tetapi sesuai dengan harga bahan baku program yakni Rp10 ribu," ujar Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Dadan menjelaskan bahwa inovasi produk menjadi krusial, terutama saat memasuki bulan Ramadhan. Pada periode ini, makanan yang disajikan tidak hanya dituntut bergizi dan segar, tetapi juga harus memiliki daya tahan lebih lama (masa simpan yang baik).

"Inovasi produk ini penting terkait program selama bulan Ramadhan. Kita butuh makanan berkualitas tinggi dan segar, namun tetap tahan lama. Ini adalah tantangannya," ucap Dadan.

Selain soal menu, Dadan menyoroti pertumbuhan pesat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam setahun terakhir, jumlah unit meningkat signifikan dari 1.000 unit pada Ramadhan tahun lalu menjadi sekitar 25.000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ia mengakui bahwa peningkatan skala besar ini membawa tantangan dalam menjaga konsistensi kualitas layanan. Terkait beberapa unit SPPG yang sempat viral dan menjadi sorotan publik, Dadan menilai jumlah tersebut masih tergolong kecil dibandingkan total unit yang beroperasi.

"Jika ada 62 unit yang viral dari total 25 ribu, secara persentase sebetulnya kecil. Namun, itulah yang dilihat oleh masyarakat," tuturnya.

Dadan menegaskan bahwa evaluasi dan perbaikan internal akan terus dilakukan guna memastikan kualitas layanan MBG merata di seluruh daerah. Ia juga mewanti-wanti seluruh petugas agar tetap patuh pada petunjuk teknis (juknis) dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

"Kita harus terus melakukan perbaikan ke dalam agar kualitas merata. Tidak boleh ada satu pun SPPG yang menyimpang dari juknis dan SOP yang telah ditetapkan," pungkas Dadan. (Antara)

Baca Juga: Jusuf Kalla Desak Israel Segera Buka Kembali Masjid Al-Aqsa

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kementerian Kebudayaan menggelar lomba video kreatif 'Aku dan Budayaku' untuk Gen Z. Cek syarat, jadwal pendaftaran, dan...

news | 14:38 WIB

Ketua DPP PDIP Said Abdullah usulkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) ideal 6 persen dan berlaku berjenja...

news | 14:33 WIB

Anggota DPR RI meninjau gudang Bulog Sumut dan memastikan stok beras 63.000 ton aman untuk 5 bulan ke depan guna antisip...

news | 14:06 WIB

KPK panggil kembali Staf Ahli Menhub Robby Kurniawan sebagai saksi kasus dugaan suap proyek DJKA Kemenhub setelah sempat...

news | 13:21 WIB

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menekankan pentingnya prinsip 3M dan 5 kebijakan strategis Kemendikdasmen d...

news | 11:27 WIB

Polda Metro Jaya periksa saksi dari Ditjen Perkeretaapian dan Dinas PU terkait kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur y...

news | 10:50 WIB

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Jepang Shinjiro Koizumi gelar pertemuan di Jakarta untuk penandatan...

news | 10:43 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut program BSPS 2026 yang menyasar 33.000 unit rumah menjadi kunci penurun...

news | 09:49 WIB

Dua mantan bos Pertamina, Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani, hadapi sidang vonis kasus korupsi LNG hari ini. Kerugian ...

news | 09:46 WIB

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 99.109 kendaraan melintasi GT Cikatama menuju arah Timur selama libur panjang Hari B...

news | 07:04 WIB