Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco meminta pemerintah menunda impor 105 ribu mobil dari India. Simak alasan penundaan dan rincian kontrak impor tersebut di sini.

Elara | MataMata.com
Senin, 23 Februari 2026 | 16:00 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kiri) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) saat menghadiri acara buka puasa bersama Partai Nasdem di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kiri) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) saat menghadiri acara buka puasa bersama Partai Nasdem di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Matamata.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta pemerintah untuk menunda rencana impor 105.000 unit mobil dari India yang diperuntukkan bagi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penundaan ini dinilai perlu menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Dasco menjelaskan bahwa saat ini Presiden masih berada di luar negeri untuk kunjungan kerja. Ia meyakini Presiden akan membahas secara rinci dan mengkalkulasi ulang rencana tersebut, terutama terkait kesiapan industri otomotif dalam negeri.

"Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah agar rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Politisi Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa Presiden kemungkinan besar akan meminta pendapat ahli dan mengevaluasi apakah kebutuhan armada tersebut bisa dipenuhi oleh perusahaan manufaktur di dalam negeri.

Kontrak Impor dan Kritik Parlemen Sebelumnya, rencana impor besar-besaran ini mencuat setelah perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M), mengumumkan kesepakatan suplai 35.000 unit Scorpio Pikup pada awal Februari lalu.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, kemudian mengonfirmasi bahwa total kendaraan yang akan diimpor mencapai 105.000 unit. Rinciannya terdiri dari 35.000 unit pikap 4x4 dari M&M, serta 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

Rencana ini memicu kritik keras dari sejumlah anggota dewan. Anggota DPR RI, Ahmad Iman Sukri, menilai langkah impor tersebut bertolak belakang dengan komitmen Presiden Prabowo yang gencar mengampanyekan penggunaan kendaraan produksi lokal, seperti Maung buatan PT Pindad.

"Rencana impor ini kontras dengan arahan Presiden yang mewajibkan menteri dan pejabat pemerintah menggunakan Maung. Kita harus konsisten menjaga semangat kemandirian industri nasional," ujar Iman.

Pihak DPR berharap pemerintah melakukan tinjauan ulang secara mendalam sebelum merealisasikan pengadaan armada dalam skala besar tersebut. (Antara)

Baca Juga: Kemenkeu: Realisasi Utang Pemerintah Januari 2026 Capai Rp127,3 Triliun

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman dukung penuh pakan ayam probiotik inovasi IPB. Siap bawa ke Presiden Prabowo jika mampu pacu ...

news | 11:39 WIB

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna m...

news | 09:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB

Ekonom Universitas Paramadina memprediksi ekonomi Indonesia 2026 tumbuh di atas proyeksi Bank Dunia (4,7%), meski sulit ...

news | 07:00 WIB

Untuk naskah berikutnya, tambahkan sedikit info mengenai kondisi fisik pemain atau apakah ada pemain yang absen karena a...

news | 06:00 WIB

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB