TNI-Polri Gelar Patroli Besar di Manokwari, Warga Diminta Tetap Tenang

Aparat gabungan TNI-Polri menggelar patroli skala besar di Manokwari, Papua Barat, guna menjaga stabilitas keamanan serta mencegah potensi demonstrasi anarkis yang dipicu dinamika sosial politik.

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 September 2025 | 08:15 WIB
Personel TNI dan Polri melakukan operasi skala besar guna mencegah gangguan keamanan di wilayah Manokwari, Papua Barat, pada Senin (1/9/2025). ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Personel TNI dan Polri melakukan operasi skala besar guna mencegah gangguan keamanan di wilayah Manokwari, Papua Barat, pada Senin (1/9/2025). ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Matamata.com - Aparat gabungan TNI-Polri menggelar patroli skala besar di Manokwari, Papua Barat, guna menjaga stabilitas keamanan serta mencegah potensi demonstrasi anarkis yang dipicu dinamika sosial politik.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan menegaskan, patroli ini bertujuan memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif.

“Kami ingin masyarakat merasa terlindungi dan tidak terprovokasi isu yang bisa menimbulkan kericuhan,” ujar Ongky di Manokwari, Selasa.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lapangan merupakan langkah preventif sekaligus bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan gangguan keamanan akibat perkembangan situasi politik.

“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan terkendali,” katanya.

Menurut Ongky, operasi gabungan menyasar sejumlah titik strategis yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Ia menegaskan soliditas TNI-Polri menjadi kunci utama mewujudkan keamanan di Manokwari, sekaligus mencegah tindakan anarkis saat aksi demonstrasi.

“Kami juga mengimbau seluruh masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi hoaks, dan mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan pendapat,” tambahnya.

Bupati Manokwari Hermus Indou turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengikuti seruan kelompok tertentu yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Ia menekankan pentingnya jalur dialog dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi.

“Tetap jaga persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan semangat persaudaraan,” ucap Hermus.

Pemerintah daerah, kata dia, mendukung langkah aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas Manokwari. Ia juga mendorong masyarakat proaktif melapor jika menemukan kegiatan mencurigakan.

Baca Juga: Prabowo Terima Aspirasi Buruh, Ormas, dan Tokoh Agama di Istana Negara

“Mari kita isi kehidupan bermasyarakat dengan kegiatan positif, produktif, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah,” kata Hermus.

Selain itu, Bupati Manokwari mengeluarkan Instruksi Nomor 100.3.4/935 Tahun 2025 mengenai pembatasan kegiatan belajar mengajar tatap muka mulai 1-4 September 2025 di semua jenjang pendidikan, dari PAUD hingga SMA/SMK sederajat. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat unjuk rasa. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa pengisian tiga jabatan kosong di Dewan Komisioner...

news | 15:30 WIB

Pemerintah merespons cepat desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Indonesia menarik diri dari keanggotaan Bo...

news | 14:30 WIB

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menekankan pentingnya kepemimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJ...

news | 13:30 WIB

Indonesia suarakan keprihatinan mendalam atas serangan Israel di Gaza. Presiden Prabowo tempuh diplomasi jalur tertutup ...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digel...

news | 11:57 WIB

Hashim Djojohadikusumo tegaskan Kementerian PKP strategis dorong ekonomi 8%. Simak detail proyek 141.000 unit rusun subs...

news | 11:30 WIB

Kemenag gandeng 4 lembaga di Mesir dalam CIBF 2026 untuk distribusi Al-Quran dan literasi Islam moderat. Simak poin pent...

news | 10:30 WIB

Kementerian PU kebut pembangunan Puskesmas Darurat Lokop dan Laklak di Aceh pasca-banjir bandang. Target rampung Februar...

news | 09:15 WIB

Anggota DPR Asep Wahyuwijaya ungkap potensi hemat Rp50 triliun dari perampingan 1.000 anak usaha BUMN. Simak skema penat...

news | 08:15 WIB

Anggota Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih beberkan visi Presiden Prabowo melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda untuk ke...

news | 07:00 WIB