Kadiv Humas: Loyalitas Polri di Bawah Presiden Harga Mati untuk Pembangunan Bangsa

Polri mengapresiasi dukungan masyarakat terkait posisi institusi yang tetap berada di bawah Presiden. Kadiv Humas tegaskan loyalitas Polri adalah harga mati.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:30 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho (tengah). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho (tengah). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Matamata.com - Polri menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai elemen masyarakat terkait posisi institusi kepolisian yang tetap berada langsung di bawah Presiden. Dukungan ini dinilai menjadi suntikan semangat bagi Korps Bhayangkara dalam menjalankan mandat konstitusi.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyatakan bahwa apresiasi masyarakat tersebut akan dijadikan landasan untuk terus melakukan perbaikan layanan dan optimalisasi kinerja dalam melindungi serta mengayomi publik.

“Dukungan ini menjadi energi tambahan bagi kami. Polri berkomitmen terus memperbaiki tata kelola agar menjadi institusi yang diharapkan masyarakat,” ujar Sandi di Jakarta, Jumat (30/1).

Sandi menjelaskan, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Polri kini tengah melakukan transformasi besar-besaran. Selain fokus pada pengamanan, Polri juga membuka ruang kritik seluas-luasnya demi memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Jenderal bintang dua tersebut juga menegaskan bahwa loyalitas Polri kepada Presiden merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar demi mendukung agenda pembangunan nasional.

"Loyalitas Polri di bawah kepemimpinan Presiden adalah harga mati. Kami akan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional guna memastikan kelancaran program-program unggulan pemerintah," tegas Sandi.

Lebih lanjut, Sandi memastikan bahwa Polri akan terus bekerja maksimal guna menyukseskan visi pembangunan bangsa dengan mengedepankan tagline 'Polri untuk Masyarakat'. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah mempercepat Program BSPS (bedah rumah) dengan target 400 ribu unit di 2026. Simak strategi Menteri PKP Maruar...

news | 14:53 WIB

Produk kopi Indonesia sukses meraup potensi transaksi hingga Rp66 miliar di ajang World of Coffee Bangkok 2026. Pasar Th...

news | 13:42 WIB

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat RUU Perampasan Aset, namun kini keputus...

news | 13:37 WIB

Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Gorontalo untuk membuka PENAS XVII 2026 dan meninjau PSN Bendungan Bulango Ulu ...

news | 12:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok selama libur sekolah 2...

news | 11:15 WIB

Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono meminta masyarakat waspada terhadap hoaks dan adu domba. Ia juga membantah terlibat...

news | 10:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerbitan surat utang Panda Bonds senilai 1 miliar dolar AS tahun ini demi perk...

news | 09:15 WIB

CIO Danantara Pandu Sjahrir menyebut perdamaian AS dan Iran berdampak positif bagi ekonomi RI, terutama stabilitas fiska...

news | 08:15 WIB

Mensos sekaligus Sekjen PBNU Gus Ipul mengadukan media siber Suara Merdeka ke Dewan Pers terkait artikel opini negatif. ...

news | 07:15 WIB

Kejagung resmi menyita satu unit Toyota Alphard milik tersangka Asep Yusuf Soemantri terkait kasus korupsi tata kelola p...

news | 06:15 WIB