Tiga Jet Tempur Rafale Tiba di Pekanbaru, Presiden Prabowo Akan Hadiri Seremoni Penerimaan

Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan penerimaan tiga pesawat tempur Rafale pertama TNI AU di Pekanbaru. Simak detail kontrak 42 unit Rafale dari Prancis.

Elara | MataMata.com
Selasa, 27 Januari 2026 | 09:15 WIB
Empat penerbang TNI AU menyelesaikan pelatihan mengawaki pesawat tempur Rafale di Skadron Transformasi Rafale, Pangkalan Udara 113 Saint-Dizier, Prancis, Senin (15/12/2025) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)

Empat penerbang TNI AU menyelesaikan pelatihan mengawaki pesawat tempur Rafale di Skadron Transformasi Rafale, Pangkalan Udara 113 Saint-Dizier, Prancis, Senin (15/12/2025) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)

Matamata.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri seremoni penerimaan resmi tiga unit pesawat tempur Rafale perdana milik TNI AU. Saat ini, ketiga jet tempur canggih tersebut sudah berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, menjelaskan bahwa meskipun pesawat sudah tiba, jadwal seremoni masih menunggu penyesuaian agenda Presiden.

"Seremoni penerimaan resmi akan dilaksanakan kemudian, menyesuaikan dengan agenda dan ketersediaan waktu Bapak Presiden," ujar Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Tiga unit Rafale tersebut mendarat di tanah air setelah diterbangkan langsung dari Prancis oleh penerbang tempur TNI AU pada pertengahan Januari 2026. Rico menegaskan, secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan siap digunakan untuk memperkuat pertahanan udara nasional.

"Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU," tambahnya.

Kedatangan tiga unit ini merupakan bagian dari kontrak besar pengadaan 42 unit jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation. Kontrak dilakukan dalam tiga tahap: enam unit pada September 2022, 18 unit pada Agustus 2023, dan 18 unit terakhir yang kini telah berstatus efektif.

Dengan tuntasnya seluruh tahapan kontrak, Dassault Aviation secara bertahap akan mengirimkan sisa pesanan hingga mencapai total 42 unit sesuai kesepakatan. Kehadiran Rafale diharapkan menjadi lompatan teknologi bagi TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ahli forensik Rismon Sianipar mengakui keaslian ijazah Jokowi dan Gibran setelah penelitian 3 bulan. Ia mengajak Roy Sur...

news | 16:38 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima kunjungan Director of Public Policy Meta untuk Asia Te...

news | 16:34 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan defisit APBN 2026 bisa tembus di atas 3 persen PDB akibat lonjakan harga miny...

news | 14:15 WIB

Momen hangat Wapres Gibran Rakabuming memeluk Rismon Sianipar di Istana usai permohonan maaf terkait isu ijazah Jokowi. ...

news | 13:15 WIB

KPK ungkap modus Gus Alex (Stafsus Menag) yang arahkan pejabat Kemenag longgarkan aturan haji T0. Kerugian negara mencap...

news | 12:00 WIB

Jusuf Kalla (JK) dan ICWA membahas dampak konflik Iran-Israel-AS terhadap ekonomi Indonesia, mulai dari subsidi hingga n...

news | 11:00 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto instruksikan pemutakhiran DTSEN sebagai acuan tunggal penyaluran bansos. Simak pentingnya kola...

news | 10:00 WIB

KPK mengungkap modus mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus korupsi kuota haji. Diduga terima fee percepatan hingg...

news | 09:45 WIB

Pemerintah tegaskan peserta BPJS Ketenagakerjaan tetap bisa menerima bansos PKH dan Sembako selama masuk dalam desil 1-4...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo instruksikan Satgas EBTKE percepat transisi ke energi tenaga surya demi antisipasi dampak konflik Selat...

news | 06:15 WIB