Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Jangan Korupsi, 141 Ribu Rusun Subsidi Mulai Dibangun di Meikarta

Hashim Djojohadikusumo tegaskan Kementerian PKP strategis dorong ekonomi 8%. Simak detail proyek 141.000 unit rusun subsidi di Meikarta yang mulai dibangun 2026.

Elara | MataMata.com
Senin, 02 Februari 2026 | 11:30 WIB
Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Jangan Korupsi, 141 Ribu Rusun Subsidi Mulai Dibangun di Meikarta

Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Jangan Korupsi, 141 Ribu Rusun Subsidi Mulai Dibangun di Meikarta

matamata.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) merupakan salah satu pilar paling strategis di Indonesia. Selain menjalankan amanat keadilan sosial, sektor ini diproyeksikan menyumbang 1-2 persen terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Dalam arahannya, Hashim memberikan peringatan keras terkait integritas di kementerian baru tersebut. "Kementerian PKP memegang amanah besar. Karena itu saya tegaskan, jangan ada yang korupsi. Kepercayaan negara dan rakyat harus dijaga," ujar Hashim di Jakarta, Senin (2/2).

Proyek Raksasa di Meikarta Sebagai langkah konkret mulai tahun 2026, Kementerian PKP telah memulai tahapan land clearing (pematangan lahan) untuk pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi. Proyek ini diposisikan sebagai solusi atas krisis hunian di pusat kawasan industri.

Pemerintah telah menyiapkan tiga lokasi lahan dengan total luas 30 hektare. Pada tahap awal, di atas lahan 10 hektare akan dibangun 18 menara (tower) setinggi 32 lantai.

"Setiap menara direncanakan memiliki sekitar 2.300 unit. Tahap awal akan tersedia 47.000 unit, dan total keseluruhan ditargetkan mencapai 141.000 unit rusun subsidi," jelas Hashim.

Target dan Skema Harga Pembangunan rusun subsidi ini akan dilakukan dalam empat tahapan utama:

  1. Land Clearing: Sedang berlangsung (Februari 2026).
  2. Pemasangan Tiang Pancang: Dijadwalkan 8 Maret 2026.
  3. Pembangunan Struktur: Mulai 17 Agustus 2026.
  4. Serah Terima Kunci: Target rampung 8 Agustus 2028.

Meskipun berada di lokasi premium dengan fasilitas kawasan yang lengkap, Hashim memastikan harga hunian akan tetap terkendali. Pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah menggodok skema pembiayaan terbaik agar tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal bermartabat, tetapi juga menggerakkan roda industri material dan jasa konstruksi di dalam negeri. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah pusat menargetkan praktik open dumping sampah berhenti dalam dua tahun. Pemprov Jabar siapkan Pergub dan sank...

news | 17:37 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo tegaskan komitmen Polri kawal hak, kesejahteraan buruh, dan sinergi jaga ikli...

news | 17:33 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan stok pangan aman hadapi musim kemarau dengan cadangan 5 juta ton beras d...

news | 14:20 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik pejabat utama Kejaksaan Agung, termasuk Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana da...

news | 13:42 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto mengingatkan aturan baru tembakau dalam PP 28 Tahun 2024 berpotensi menekan...

news | 11:41 WIB