Tito: Sekolah Rakyat Bikin Aset Terlantar Daerah Jadi Sekolah Produktif

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat, yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, tak hanya memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membantu pemerintah daerah mema

Elara | MataMata.com
Selasa, 29 Juli 2025 | 16:15 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui sebelum rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (29/7/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui sebelum rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (29/7/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Matamata.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat, yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, tak hanya memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membantu pemerintah daerah memanfaatkan aset-aset yang selama ini terbengkalai.

Menurut Tito, banyak pemerintah daerah yang secara sukarela mengajukan diri untuk mendukung program ini dengan menyerahkan aset berupa tanah dan bangunan yang tidak terpakai.

“Pemerintah daerah juga banyak sekali yang mengajukan, karena satu, membantu rakyat yang tidak mampu, kedua, aset-aset yang idle bisa digunakan,” ujar Tito saat ditemui di Istana Kepresidenan, Selasa sore, sebelum mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo.

Ia menambahkan bahwa aset yang tidak digunakan justru menjadi beban karena tetap membutuhkan anggaran perawatan. Oleh karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi solusi dengan mengalihfungsikan aset tersebut menjadi fasilitas pendidikan berbasis asrama bagi masyarakat.

“Anak-anaknya akan lebih baik untuk masa depan, masa mendatang, dan jangan lupa, di situ nanti ada perputaran logistik karena untuk membuat bangunannya perlu ada bahan-bahan bangunan, dan nanti untuk boarding-nya pasti disiapkan makan, otomatis ada rantai pasok yang berputar, ekonomi akan jalan,” jelas Tito.

Rapat terbatas yang digelar Presiden Prabowo membahas sejumlah hal, salah satunya mengenai Sekolah Rakyat. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Program Sekolah Rakyat diatur melalui Instruksi Presiden RI Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Sekolah ini merupakan sekolah berasrama untuk jenjang SD hingga SMA, dan mulai diluncurkan pada 14 Juli 2025.

Pembangunan serta pengelolaannya dilakukan lintas kementerian/lembaga, dengan Kementerian Sosial sebagai pemimpin program. Sampai akhir Juli 2025, ditargetkan sudah ada 100 sekolah beroperasi, tersebar di Pulau Jawa (48 sekolah), Sumatera (22), Sulawesi (15), Kepulauan Maluku (4), Papua (3), Bali (1), NTB (2), dan NTT (1).

Presiden Prabowo menargetkan total 200 Sekolah Rakyat dapat berdiri di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2025. (Antara)

Baca Juga: Babak Baru Diplomasi Malaysia-Indonesia: Anwar Ibrahim Sebut Isu Perbatasan 45 Tahun Akhirnya Diurai

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Jamaah haji Embarkasi Padang Gelombang II mulai diterbangkan langsung ke Jeddah. Simak rincian keberangkatan Kloter 12 d...

news | 15:35 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa putuskan tidak menonaktifkan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama meski namanya terseret dakwa...

news | 15:15 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta penerima beasiswa LPDP Angkatan 273 untuk memberikan dampak nyata bagi kemajuan I...

news | 14:34 WIB

Mensos Saifullah Yusuf membentuk tim khusus yang dipimpin Wamensos untuk menyelidiki polemik pengadaan sepatu Sekolah Ra...

news | 13:07 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kecewa laga Persija vs Persib batal di GBK. Simak alasan keamanan dan lokasi terbaru ...

news | 13:00 WIB

AS menetapkan Iran sebagai ancaman terbesar di Timur Tengah dalam dokumen strategi terbaru. Simak perkembangan terkini k...

news | 12:18 WIB

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Cebu, Filipina, untuk menghadiri KTT Ke-48 ASEAN. Didampingi sejumlah menteri, Pre...

news | 12:08 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath mendesak polisi segera menangkap AS (52), tersangka kekerasan seksual terhadap pu...

news | 09:38 WIB

PPIH siapkan fasilitas buggy car dan mobil khusus disabilitas untuk menyambut jemaah haji gelombang II di Bandara Jeddah...

news | 08:45 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman langsung mencabut izin distributor pupuk subsidi nakal hanya dalam 10 menit usai menerima lap...

news | 07:15 WIB