Kapolri Pastikan Keamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan pengamanan dan pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah.

Elara | MataMata.com
Minggu, 21 Desember 2025 | 17:15 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyapa seorang penumpang di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyapa seorang penumpang di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Matamata.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan pengamanan dan pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta, Minggu, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama puncak arus libur akhir tahun.

Kapolri mengecek sejumlah fasilitas pelayanan publik yang tersedia di stasiun, termasuk Posko Kesehatan Polri, area bermain anak, kursi pijat, serta fasilitas ramah difabel seperti kursi roda.

Pada kesempatan itu, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga menyapa para penumpang di ruang tunggu keberangkatan. Ia turut membagikan goodie bag sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang hendak bepergian selama libur Nataru.

Selain itu, Kapolri menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan petugas lintas sektor yang terlibat dalam pengamanan, di antaranya unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan KAI, serta Polisi Khusus Kereta (Polsuska).

Pimpinan Korps Bhayangkara tersebut juga menerima paparan dari Kepala Daerah Operasi (Daop) IV KAI Suharjono terkait kesiapan operasional angkutan kereta api selama masa Nataru. Paparan itu mencakup proyeksi peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop IV Semarang.

Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mengantisipasi potensi kepadatan penumpang sekaligus memastikan layanan transportasi publik berjalan aman dan lancar.

Sebagai stasiun tipe A yang berada di kawasan Kota Lama Semarang, Stasiun Tawang memiliki kapasitas pengunjung hingga 10.000 orang. Untuk mendukung aspek keamanan, Polri mendirikan Pos Pelayanan di area stasiun yang berada dalam wilayah hukum Polrestabes Semarang.

Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif, terutama di titik-titik strategis transportasi publik. (Antara)

Baca Juga: Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Gomo

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden China Xi Jinping ingatkan Donald Trump bahwa Taiwan adalah isu paling sensitif dalam hubungan China-AS. Simak d...

news | 13:15 WIB

Kemenhut cabut izin Yayasan Margasatwa Tamansari selaku pengelola Bandung Zoo. Simak skema penyelamatan satwa dan pengam...

news | 12:30 WIB

Baznas RI menetapkan zakat fitrah 1447 H/2026 M sebesar Rp50.000 per jiwa dan fidiah Rp65.000 per hari. Simak aturan len...

news | 11:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani pastikan stok beras 3,3 juta ton aman untuk Ramadhan & Idul Fitri 2026. Simak rincian b...

news | 08:15 WIB

Presiden Prabowo berikan atensi khusus pada kasus siswa SD di NTT yang akhiri hidup. Mensesneg Prasetyo Hadi instruksika...

news | 07:15 WIB

Utusan khusus AS Steve Witkoff kunjungi Israel besok. Fokus utama: koordinasi serangan militer ke Iran di tengah ancaman...

news | 08:15 WIB

KPK catat tingkat kepatuhan LHKPN 2025 baru 35,52%. Simak batas waktu, cara penggunaan e-meterai, dan prosedur pelaporan...

news | 07:00 WIB

Dubes Rusia Sergei Tolchenov ajak pelajar Indonesia kuliah di MGIMO melalui jalur beasiswa. Cek peluang beasiswa S1 hing...

news | 06:00 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa pengisian tiga jabatan kosong di Dewan Komisioner...

news | 15:30 WIB

Pemerintah merespons cepat desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Indonesia menarik diri dari keanggotaan Bo...

news | 14:30 WIB