Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza

Presiden Prabowo Subianto memimpin retret kabinet di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

Elara | MataMata.com
Rabu, 07 Januari 2026 | 07:00 WIB
Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza

Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin retret kabinet di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). Dalam pertemuan intensif selama delapan jam tersebut, Kepala Negara menerima laporan strategis mulai dari perluasan program Sekolah Rakyat hingga dinamika keamanan global.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid (atau sebutkan narasumber spesifik jika Prasetyo merujuk pada jubir/menteri terkait), mengungkapkan bahwa sesi paparan dilakukan oleh sejumlah menteri kunci.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa program Sekolah Rakyat kini telah menjangkau 166 lokasi di seluruh Indonesia.

"Tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di 104 titik baru yang tersebar di berbagai wilayah," ujar Prasetyo di Hambalang.

Selain isu sosial, retret juga menyoroti kebijakan luar negeri. Menteri Luar Negeri Sugiono memaparkan perkembangan terkini di Gaza, Palestina. Pemerintah ditegaskan terus memantau dinamika di wilayah tersebut, termasuk mematangkan rencana pengiriman pasukan perdamaian sebagai bentuk komitmen kemanusiaan Indonesia.

Dari sisi keamanan dalam negeri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menutup sesi paparan dengan melaporkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang 2025 yang dinilai relatif stabil.

Kapolri juga menyampaikan langkah-langkah antisipasi penanganan kasus untuk menghadapi tantangan tahun 2026.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa retret kedua di kediaman pribadinya ini bertujuan untuk konsolidasi dan penajaman kebijakan di awal tahun.

"Pertemuan ini untuk mengevaluasi kerja kita tahun lalu, sekaligus agar kita memahami kondisi bangsa di tengah dinamika dan gejolak dunia," tegas Presiden Prabowo.

Retret yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga 21.30 WIB ini menjadi momentum refleksi bagi Kabinet Merah Putih untuk memastikan arah pemerintahan tetap selaras dengan kepentingan nasional di tahun yang baru. (Antara)

Baca Juga: Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Menteri Pigai: Kita Akan Tangani Krisis Venezuela

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi III DPR RI menargetkan RUU Perampasan Aset disahkan pada Desember 2026 demi memaksimalkan pemulihan kerugian nega...

news | 11:23 WIB

Kementerian ESDM menyalurkan 48 genset dan mendirikan 30 posko bencana untuk menunjang fasilitas kesehatan pascagempa bu...

news | 10:15 WIB

Polda Metro Jaya mengerahkan 4.274 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI dan kawasan ...

news | 09:26 WIB

DPR RI tetap menggelar Rapat Paripurna pembahasan RUU Perampasan Aset di tengah aksi demo 27 Agustus. Puan Maharani imba...

news | 09:22 WIB

Gubernur Kalsel Muhidin instruksikan penanganan konkret karhutla di Banjarbaru. BPBD catat 1.903 kejadian karhutla hingg...

news | 07:00 WIB