Kumpulkan Kabinet di Hambalang, Presiden Prabowo Pertajam Strategi Hadapi Gejolak 2026

Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengumpulkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). Retret kedua ini digelar sebagai langkah krusial untuk melakukan evaluasi total sekaligus

Elara | MataMata.com
Selasa, 06 Januari 2026 | 15:14 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam agenda retret jilid II yang diikuti anggota Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam agenda retret jilid II yang diikuti anggota Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Presiden

Matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengumpulkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). Retret kedua ini digelar sebagai langkah krusial untuk melakukan evaluasi total sekaligus mempertajam arah kebijakan pemerintah di awal tahun 2026.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertemuan di kediaman pribadinya ini dirancang sebagai wadah refleksi bersama atas perjalanan pemerintahan setahun terakhir.

"Pertimbangan saya mengumpulkan (kabinet) adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu. Selanjutnya, kita harus memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia," ujar Presiden Prabowo di hadapan para menteri dan kepala lembaga.

Presiden menekankan bahwa arah kebijakan yang jelas dan terukur adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan nasional. Ia meminta seluruh jajaran kabinet untuk menetapkan sasaran strategis yang konkret pada tahun berjalan agar setiap program menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Secara khusus, Kepala Negara menyoroti sejumlah ujian berat yang dihadapi bangsa, terutama rentetan bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga berbagai wilayah di Pulau Jawa. Menurutnya, situasi ini menjadi pengingat atas kompleksitas persoalan yang menuntut kehadiran negara secara cepat dan tepat.

Meski dihantam berbagai tantangan, Presiden optimistis dengan ketahanan Indonesia. Ia menilai keberhasilan melewati tahun 2025 adalah bukti kekuatan kolektif bangsa.

"Kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita, kepada elit kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita telah membuktikan itu di tahun 2025 dan akan kita buktikan lagi di tahun 2026 ini," tegasnya dengan nada optimistis.

Agenda di Hambalang ini menandai retret kedua Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat memberikan pembekalan fenomenal bertajuk 'The Military Way' di Akademi Militer Magelang pada Oktober 2024, sesaat setelah pelantikan. Retret kali ini dipandang lebih menekankan pada aspek teknokratis dan pemantapan target tahunan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB