Gibran Ajak Anak Muda Tak Gentar Suarakan Aksi Lingkungan Meski Dibully

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, meski berisiko mendapat cibiran di media sosial.

Elara | MataMata.com
Kamis, 24 Juli 2025 | 15:15 WIB
Gibran Ajak Anak Muda Tak Gentar Suarakan Aksi Lingkungan Meski Dibully

Gibran Ajak Anak Muda Tak Gentar Suarakan Aksi Lingkungan Meski Dibully

matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, meski berisiko mendapat cibiran di media sosial.

Dalam sambutannya pada acara Green Impact Festival di Jakarta, Kamis (24/7), Wapres Gibran menekankan pentingnya peran komunitas anak muda dalam menyuarakan isu lingkungan. Ia menyadari bahwa memperjuangkan hal-hal yang dianggap tidak populer kerap mengundang risiko perundungan.

"Jangan lelah, jangan bosan, jangan takut dibully untuk menyuarakan hal-hal baik. Harus saya mention juga beberapa komunitas, mungkin ada di sini juga, komunitas anak-anak muda yang sudah memberi contoh yang baik terkait bagaimana menjaga lingkungan yang baik," ujar Gibran.

Ia mencontohkan Pandawara Group, komunitas peduli lingkungan yang sempat mendapat komentar negatif meski telah melakukan aksi nyata membersihkan sungai dan laut dari sampah.

"Kalau ini sering viral, ada Pandawara di sini? Enggak ada? Saya yakin nanti setelah pulang dari sini akan ada Pandawara-Pandawara yang lain. Ini juga pernah dibully nih, kasihan. Sudah membersihkan sungai, tapi dibully juga, kasihan," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga memberikan apresiasi kepada sejumlah komunitas lingkungan seperti Zero Waste Indonesia, Trash Ranger Indonesia, Trash to Move, hingga Society of Renewable Energy yang telah berkontribusi dalam pengelolaan sampah dan konversi energi.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pelajar dan mahasiswa yang menjadi pemenang lomba penulisan artikel ilmiah serta video kreatif bertema keberlanjutan.

Gibran pun mendorong agar karya-karya para pemenang dapat dikirimkan kepadanya untuk dijajaki potensi kolaborasi dengan program pemerintah.

"Karya-karya tulis yang tadi sudah dibuat, nanti tolong dikirim ke saya juga. Coba kita pelajari apa nanti yang bisa kita kolaborasikan dengan pemerintah," ujarnya.
Green Impact Festival 2025 sendiri mengusung tema "Pembangunan Berkelanjutan di Era Disrupsi dan Artificial Intelligence", dan menjadi puncak dari rangkaian kegiatan mahasiswa se-Indonesia yang berlangsung sejak Mei 2025, meliputi kompetisi keberlanjutan hingga business matching. (Antara)

Baca Juga: Rendy Kjaernett Diduga Selingkuh Lagi, Lady Nayoan Buka Suara

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Lanal Gorontalo dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 3 ton sianida asal Filipina yang diduga hendak dipasok ke tamba...

news | 14:37 WIB

BRIN paparkan inovasi mesin kain limbah daun nanas dan sepatu murah untuk siswa kurang mampu dalam ratas industri teksti...

news | 13:45 WIB

DPR RI menugaskan Komisi I untuk membahas Surat Presiden Prabowo Subianto terkait pertimbangan calon Dubes LBBP negara s...

news | 12:42 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Dubes Jepang Ueno Atsushi untuk membahas kerja sama pertahanan, ke...

news | 11:15 WIB

Pemerintah bersama PGN mempercepat perluasan jaringan gas bumi (jargas) di Gresik dan Sidoarjo untuk menekan impor LPG d...

news | 10:00 WIB