Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Papua: Tinjau Bandara Douw Aturure dan Proyek IKN Papua

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengawali kunker di Papua Tengah dengan atribut adat. Agenda utama meliputi peninjauan Bandara Nabire hingga pembangunan RS ASN.

Elara | MataMata.com
Senin, 20 April 2026 | 11:43 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersalaman dengan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dan jajaran saat tiba di Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersalaman dengan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dan jajaran saat tiba di Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memulai rangkaian kunjungan kerja di Tanah Papua dengan mengenakan mahkota kasuari dan tas selempang noken khas Papua. Simbol adat ini dikenakan Wapres sesaat setelah mendarat di Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026).

Kedatangan Wapres beserta rombongan, yang didampingi Menko Polkam Djamari Chaniago dan Wamenag Ribka Haluk, disambut langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa. Setibanya di lokasi, Gibran langsung meninjau progres revitalisasi Bandara Douw Aturure yang telah berjalan sejak 2025.

"Wapres melihat langsung fasilitas ruang tunggu dan area operasional bandara guna memastikan infrastruktur transportasi di Papua Tengah siap melayani masyarakat secara optimal," ujar sumber di lokasi.

Di tengah peninjauan, suasana sempat riuh saat sejumlah penumpang bandara berebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan putra sulung Presiden ke-7 RI tersebut. Wapres pun melayani permintaan warga dengan ramah sebelum melanjutkan agenda.

Berdasarkan agenda resmi, kunjungan di Nabire akan difokuskan pada peninjauan pelabuhan, kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah, serta progres pembangunan rumah susun Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan percepatan pembangunan Papua sebagai prioritas nasional.

Usai dari Nabire, Wapres dijadwalkan terbang menuju Timika untuk berdialog langsung dengan warga lokal. Rangkaian perjalanan ini akan berlanjut ke Sorong hingga Raja Ampat di Provinsi Papua Barat Daya.

Kunjungan maraton ini menjadi momentum pemerintah pusat untuk menyerap aspirasi melalui dialog dengan tokoh masyarakat dan pelaku usaha. Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah Timur Indonesia berjalan inklusif serta tepat sasaran. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota Komisi I DPR Yudha Novanza Utama meminta pemerintah segera siapkan rencana darurat untuk lindungi 934 WNI di Leb...

news | 10:30 WIB

Pakar ekonomi UGM dan Unima menilai kenaikan harga BBM non-subsidi per 18 April 2026 sebagai langkah koreksi wajar di te...

news | 09:15 WIB

Kementerian Kebudayaan peringati 71 tahun KAA. Menbud Fadli Zon tekankan pentingnya budaya untuk perdamaian dunia dan us...

news | 08:15 WIB

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie menekankan pentingnya harmoni nasional dan daerah usai mengikuti retret Lemhannas 2026...

news | 07:15 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani persilakan warga cek stok beras di gudang. Per April 2026, cadangan beras nasional menc...

news | 06:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman sebut ekspor CPO RI melonjak 26,40% di awal 2026. Indonesia kini kuasai 60% pasar sawit dunia...

news | 12:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 503 Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang. Dalam arahannya, Prabowo menekankan pent...

news | 12:31 WIB

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf melantik PPIH Embarkasi 2026. Ia menekankan perlindungan bagi jamaah lansia, integritas petu...

news | 12:28 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan mendorong kolaborasi riset dengan kampus dan mengumumkan pembangunan rice mill modern di Ban...

news | 12:25 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingg...

news | 06:15 WIB