Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur

PT KAI mengonfirmasi jumlah korban meninggal dunia insiden Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang. Simak update terbaru pemulihan jalur dan lokasi posko informasi di sini.

Elara | MataMata.com
Rabu, 29 April 2026 | 13:51 WIB
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). ANTARA FOTO/Paramayuda/zk.

Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). ANTARA FOTO/Paramayuda/zk.

Matamata.com - PT Kereta Indonesia (Persero) melaporkan jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang hingga Rabu (29/4/2026). Selain korban jiwa, tercatat 91 orang mengalami luka-luka dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (27/4) malam tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa dari total 107 korban yang terdata, puluhan penumpang yang luka ringan telah diizinkan pulang.

“Hingga saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka. Dari 91 orang luka-luka, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Anne dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (29/4).

Anne menegaskan bahwa fokus utama KAI saat ini adalah memberikan penanganan terbaik bagi korban dan memastikan keluarga mendapatkan informasi yang transparan.

Pemulihan Jalur dan Uji Coba Operasional Terkait layanan KRL di lintas Bekasi-Cikarang, KAI mulai menunjukkan titik terang proses pemulihan. Setelah evakuasi sarana dan prasarana selesai dilakukan, KAI sukses melaksanakan uji coba operasional pertama.

Pada Rabu siang pukul 11.55 WIB, rangkaian kereta uji coba dengan nomor CL-125.4008 berhasil melintasi Stasiun Bekasi Timur.

“Uji coba ini bagian penting untuk memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali dibuka untuk publik. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati,” tambah Anne.

KAI juga berkomitmen melakukan pendataan dan pengembalian barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian. Proses pengembalian akan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme yang terkoordinasi dengan keluarga.

Untuk mempermudah akses informasi, KAI menyiagakan dua posko utama:

  1. Stasiun Bekasi Timur: Khusus untuk layanan dan bantuan bagi keluarga korban.
  2. Stasiun Gambir: Untuk melayani pelanggan KA Jarak Jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian biaya tiket (refund).

KAI menegaskan operasional akan kembali normal secara bertahap setelah hasil evaluasi dan pengujian dinyatakan memenuhi standar keselamatan kerja. (Antara)

Baca Juga: Prabowo Targetkan Revitalisasi 288 Ribu Sekolah dan Digitalisasi Kelas hingga 2028

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan Sentul. Bahas peran strategis TN...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kekayaan budaya Indonesia, seperti lukisan purba di Pulau Muna, adalah potensi eko...

news | 11:57 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandir...

news | 11:54 WIB

Wamenekraf Irene Umar dorong kriya seni ukir Jepara tembus pasar internasional melalui strategi hilirisasi dan perlindun...

news | 10:55 WIB

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta advokat muda Indonesia menjaga integritas dan membantu rakyat kecil me...

news | 10:53 WIB

China tingkatkan ekspor bahan bakar menjadi 500.000 ton pada Mei 2026 demi stabilitas energi global di tengah konflik Se...

news | 09:45 WIB

Wamendiktisaintek Stella Christie ingatkan ASN pentingnya deep thinking dan system thinking dalam mengambil kebijakan ag...

news | 09:42 WIB

Pemerintah resmi menerbitkan Permendag No 11 Tahun 2026 untuk membatasi impor gandum, kacang, hingga buah pir demi melin...

news | 08:41 WIB