PT KAI Jamin Kompensasi dan Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

PT KAI menjamin kompensasi dan seluruh biaya pengobatan 38 korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Cek info posko pengaduan di sini.

Elara | MataMata.com
Selasa, 28 April 2026 | 08:15 WIB
Sejumlah petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL jurusan Cikarang yang bertabrakan dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. ANTARA/Siti Nurhaliza/aa

Sejumlah petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL jurusan Cikarang yang bertabrakan dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. ANTARA/Siti Nurhaliza/aa

Matamata.com - PT Kereta Indonesia (Persero) berkomitmen memberikan kompensasi penuh kepada para korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Komitmen ini mencakup biaya perawatan medis hingga pengurusan asuransi bagi para penumpang yang terdampak.

Vice President PT KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa perusahaan bertanggung jawab sepenuhnya atas pemulihan para korban. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di lokasi kejadian pada Selasa (28/4/2026) dini hari.

"Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI bertanggung jawab, baik dari sisi penyembuhan, asuransi, maupun keperluan lainnya. Kami berkomitmen penuh untuk itu," ujar Anne.

Terkait data evakuasi, KAI mengonfirmasi sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dalam kondisi selamat. Seluruh penumpang kereta eksekutif tersebut telah dievakuasi dari titik kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line pada Senin (27/4) malam tersebut.

Namun, tercatat sebanyak 38 penumpang KRL Commuter Line mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Sebanyak 38 penumpang KRL sudah kami evakuasi ke rumah sakit terdekat, di antaranya RS Primaya, RSUD Bekasi, dan dua rumah sakit lain di sekitar stasiun," ungkap Anne.

Bagi keluarga yang belum bisa menghubungi kerabatnya yang menjadi penumpang dalam insiden tersebut, PT KAI telah membuka posko darurat. Keluarga dapat mendatangi langsung posko pengaduan di Stasiun Bekasi Timur atau menghubungi pusat panggilan (call center) KAI di nomor 121.

Hingga saat ini, pihak KAI menyatakan seluruh upaya masih difokuskan pada proses evakuasi sarana serta penanganan korban dengan memprioritaskan aspek keselamatan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM nasional stabil di atas standar minimum. Pemerintah siapkan strateg...

news | 12:22 WIB

PT KAI membatalkan sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh relasi Bandung-Jakarta akibat tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Sta...

news | 07:00 WIB

Anggota Komisi IV DPR Rajiv mengapresiasi stok beras nasional yang tembus 5 juta ton, rekor tertinggi dalam sejarah. Swa...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik tokoh buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif ...

news | 15:51 WIB

Kemenhaj meminta jemaah haji melaporkan pungutan liar dan melarang KBIHU menawarkan paket wisata ilegal. Jemaah juga waj...

news | 15:47 WIB

SIPRI melaporkan belanja militer global 2025 tembus rekor US$2,89 triliun. Meski anggaran AS turun tipis, pengeluaran mi...

news | 15:00 WIB

Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama mengapresiasi program Kampung Internet Kemkomdigi dan meminta perluasan jang...

news | 14:54 WIB

Bahlil Lahadalia dan Muhammad Qodari merespons isu reshuffle kabinet Prabowo yang dikabarkan berlangsung Senin (27/4/202...

news | 14:11 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) membagikan praktik terbaik program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam forum ASEAN-ID Nourish d...

news | 14:07 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak evaluasi total aturan daycare di Indonesia menyusul kasus kekerasan anak di ...

news | 12:33 WIB