Danantara Mulai Restrukturisasi BUMN, Fokus Benahi Data dan Model Bisnis

COO Danantara Dony Oskaria membeberkan strategi restrukturisasi BUMN yang diawali dengan pembenahan data jumlah perusahaan hingga perombakan model bisnis.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:59 WIB
Danantara Mulai Restrukturisasi BUMN, Fokus Benahi Data dan Model Bisnis

Danantara Mulai Restrukturisasi BUMN, Fokus Benahi Data dan Model Bisnis

matamata.com - Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Danantara mulai menempuh langkah sistematis untuk merestrukturisasi dan memperbaiki tata kelola perusahaan pelat merah. Langkah awal ini dimulai dengan memvalidasi dan memastikan keakuratan data jumlah seluruh perusahaan BUMN.

Head of BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pada awal pendataan, jumlah perusahaan BUMN sempat simpang siur dan berubah-ubah.

"Pada saat awal dihitung, angkanya berubah-ubah, mulai dari 888, kemudian 900, 972, 1.000, hingga 1.077. Akhirnya sekarang kami sudah punya angka yang benar. Artinya, (sebelumnya) jumlah perusahaan BUMN saja kita tidak tahu,” ujar Dony dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Menurut Dony, pendataan dan konsolidasi terpadu terhadap seluruh entitas perusahaan menjadi fondasi utama sebelum mengeksekusi restrukturisasi besar-besaran. Langkah ini krusial untuk mengoptimalkan aset negara.

Setelah memegang data portofolio yang tervalidasi, Danantara akan melakukan restrukturisasi BUMN secara menyeluruh dan mendalam. Dony menegaskan bahwa perbaikan tata kelola ini tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian masalah keuangan semata.

Ia menjelaskan, langkah restrukturisasi BUMN harus menggabungkan perbaikan finansial (financial restructuring) dan perbaikan bisnis (business restructuring). Hal ini diperlukan agar perusahaan negara benar-benar sehat hingga ke akar operasional dan model bisnisnya.

“Biasanya kita melakukan financial restructuring. Saya bilang saya tidak mau hanya financial restructuring, saya mau business restructuring. Kita ubah, kita pastikan bahwa bisnisnya benar dulu, baru kita kasih inject equity (suntikan modal) jika mereka memerlukan,” kata Dony.

Sebagai contoh konkret, Dony menyoroti proses perbaikan yang sedang dilakukan pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Restrukturisasi pada perusahaan baja nasional tersebut tidak hanya berpusat pada penataan ulang beban utang atau struktur pendanaan, melainkan pada perombakan model bisnis agar kembali efisien, kompetitif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Langkah sistematis dan menyeluruh ini terbukti mampu membangkitkan BUMN yang tadinya merugi menjadi meraup keuntungan. Salah satu hasilnya, Krakatau Steel kini berhasil mencatatkan keuntungan sekitar Rp5 triliun. (Antara)

Baca Juga: Mendag: Pemerintah Beri Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg Hadapi Gejolak Global

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara terkait kasus OTT KPK atas suap HGB PT Summarecon Agung Tbk. Tegaskan sikap koop...

news | 13:36 WIB

Kemenkeu mencatat realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) capai Rp134,2 triliun per Agustus 2026. BGN alihkan sasa...

news | 14:15 WIB

Kemenkeu mencatat penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.409 triliun atau tumbuh 24,1%. Simak rincian PPN, PP...

news | 13:45 WIB

Pakar THT-KL FKUI memperingatkan bahaya sound horeg di atas 110 dB yang memicu tekanan darah tinggi, gangguan jantung, h...

news | 13:30 WIB

Wamenkeu Suahasil Nazara menjamin hak restitusi pajak pelaku usaha tetap dicairkan sesuai ketentuan, meski DJP melakukan...

news | 13:08 WIB