Danantara Mulai Restrukturisasi BUMN, Fokus Benahi Data dan Model Bisnis

COO Danantara Dony Oskaria membeberkan strategi restrukturisasi BUMN yang diawali dengan pembenahan data jumlah perusahaan hingga perombakan model bisnis.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:59 WIB
Arsip - Kepala BP BUMN Dony Oskaria bersiap meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan setelah mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (7/4/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Arsip - Kepala BP BUMN Dony Oskaria bersiap meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan setelah mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (7/4/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Matamata.com - Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Danantara mulai menempuh langkah sistematis untuk merestrukturisasi dan memperbaiki tata kelola perusahaan pelat merah. Langkah awal ini dimulai dengan memvalidasi dan memastikan keakuratan data jumlah seluruh perusahaan BUMN.

Head of BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pada awal pendataan, jumlah perusahaan BUMN sempat simpang siur dan berubah-ubah.

"Pada saat awal dihitung, angkanya berubah-ubah, mulai dari 888, kemudian 900, 972, 1.000, hingga 1.077. Akhirnya sekarang kami sudah punya angka yang benar. Artinya, (sebelumnya) jumlah perusahaan BUMN saja kita tidak tahu,” ujar Dony dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Menurut Dony, pendataan dan konsolidasi terpadu terhadap seluruh entitas perusahaan menjadi fondasi utama sebelum mengeksekusi restrukturisasi besar-besaran. Langkah ini krusial untuk mengoptimalkan aset negara.

Setelah memegang data portofolio yang tervalidasi, Danantara akan melakukan restrukturisasi BUMN secara menyeluruh dan mendalam. Dony menegaskan bahwa perbaikan tata kelola ini tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian masalah keuangan semata.

Ia menjelaskan, langkah restrukturisasi BUMN harus menggabungkan perbaikan finansial (financial restructuring) dan perbaikan bisnis (business restructuring). Hal ini diperlukan agar perusahaan negara benar-benar sehat hingga ke akar operasional dan model bisnisnya.

“Biasanya kita melakukan financial restructuring. Saya bilang saya tidak mau hanya financial restructuring, saya mau business restructuring. Kita ubah, kita pastikan bahwa bisnisnya benar dulu, baru kita kasih inject equity (suntikan modal) jika mereka memerlukan,” kata Dony.

Sebagai contoh konkret, Dony menyoroti proses perbaikan yang sedang dilakukan pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Restrukturisasi pada perusahaan baja nasional tersebut tidak hanya berpusat pada penataan ulang beban utang atau struktur pendanaan, melainkan pada perombakan model bisnis agar kembali efisien, kompetitif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Langkah sistematis dan menyeluruh ini terbukti mampu membangkitkan BUMN yang tadinya merugi menjadi meraup keuntungan. Salah satu hasilnya, Krakatau Steel kini berhasil mencatatkan keuntungan sekitar Rp5 triliun. (Antara)

Baca Juga: Mendag: Pemerintah Beri Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg Hadapi Gejolak Global

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah resmi memberikan subsidi kedelai impor sebesar Rp2.000 per kg untuk 250.000 ton tahap awal demi melindungi pe...

news | 14:47 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diprioritaskan untuk wa...

news | 12:30 WIB

Kemlu Rusia angkat bicara terkait kabar Presiden Vladimir Putin yang belum menerima undangan dari AS untuk menghadiri KT...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo perintahkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti bentuk tim evaluasi buku pelajaran sekolah agar tak kalah dari lua...

news | 10:00 WIB

Presiden Prabowo instruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia percepat peralihan LPG ke CNG demi ketahanan energi. Pemerin...

news | 09:15 WIB

Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp5 triliun untuk cetak sawah 80 ribu hektare di Papua periode 2025-2026 d...

news | 08:15 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut Piala Dunia 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan pemersatu bangsa ...

news | 07:15 WIB

Kejagung menyatakan menerima hasil vonis banding anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto, dan kini menunggu sikap resm...

news | 06:15 WIB

Iran menegaskan menolak bernegosiasi dengan AS di bawah ancaman militer. Rencana operasi serangan udara baru Donald Trum...

news | 15:05 WIB

Raffi Ahmad bantah terlibat kasus dugaan suap impor Blueray Cargo. Raffi sebut namanya terseret hanya karena sempat berf...

news | 15:02 WIB