Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa

Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 perlintasan kereta api di Jawa pasca-kecelakaan maut di Bekasi. Simak skema penanganannya.

Elara | MataMata.com
Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa

Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan standar keselamatan transportasi publik dan menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

"Kita perhitungkan (anggarannya) sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan publik," ujar Presiden Prabowo saat meninjau korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Presiden menjelaskan bahwa ribuan titik perlintasan tersebut merupakan infrastruktur warisan zaman Belanda yang selama puluhan tahun belum mendapatkan penanganan secara menyeluruh. Banyak di antaranya tidak memiliki penjagaan, sehingga menjadi titik rawan kecelakaan.

Sebagai solusi, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk segera mengeksekusi dua skema penanganan: pembangunan pos jaga baru atau pembuatan jembatan layang (flyover).

"Saya perintahkan segera diperbaiki semua perlintasan tersebut. Opsinya pembangunan pos jaga atau flyover, nanti teknis pelaksanaannya segera kita tentukan," tegasnya.

Khusus untuk wilayah Bekasi yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi, Presiden telah menyetujui pembangunan flyover melalui skema Bantuan Presiden (Banpres). Langkah ini merespons usulan Pemerintah Kota Bekasi yang sebelumnya mengajukan pembangunan jembatan layang di titik-titik rawan.

 Terkait kecelakaan di wilayah Stasiun Bekasi Timur, data terbaru hingga pukul 08.45 WIB mencatat sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.

PT Kereta Indonesia (Persero) memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak asuransi dan KAI.

Saat ini, para korban telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Bekasi, RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, serta beberapa rumah sakit swasta di Bekasi.

KAI juga telah menyiagakan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk melayani keluarga korban yang membutuhkan informasi valid terkait kondisi penumpang maupun penanganan barang bawaan. (Antara)

Baca Juga: Menteri ESDM Pastikan Pasokan Energi Nasional Stabil, Siapkan B50 untuk Tekan Impor

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ziva Magnolya beri kejutan tampil berduet bersama Paul Klein di hari kedua konser LANY di Jakarta. Penampilannya panen p...

news | 15:00 WIB

Pinkan Mambo kenang momen awal masuk grup musik Ratu. Sempat gertak Ahmad Dhani, lolos audisi 1 menit, hingga beberkan k...

news | 14:30 WIB

Pengelola mal di Gresik beri penjelasan terkait insiden viral penempelan poster vulgar karyawati toko. Poster langsung d...

news | 14:00 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka karhutla dan mendesak jamin...

news | 13:38 WIB

Miss Thailand 2000 Boom Panadda resmi bercerai dari God Atip usai mengungkap dugaan perselingkuhan, penggelapan uang 7 j...

news | 11:45 WIB