Menteri ESDM Pastikan Pasokan Energi Nasional Stabil, Siapkan B50 untuk Tekan Impor

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM nasional stabil di atas standar minimum. Pemerintah siapkan strategi B50 dan CNG untuk tekan impor.

Elara | MataMata.com
Selasa, 28 April 2026 | 12:22 WIB
Arsip - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi penjelasan kepada wartawan. (ANTARA/Heru Suyitno)

Arsip - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi penjelasan kepada wartawan. (ANTARA/Heru Suyitno)

Matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pasokan energi nasional saat ini dalam kondisi aman dengan kualitas di atas standar minimum. Meskipun tensi geopolitik di Timur Tengah sempat memanas akibat konflik di Selat Hormuz, stabilitas energi Indonesia diklaim tetap terjaga selama dua bulan terakhir.

"Baik dari sisi produk BBM, solar maupun bensin, semuanya berada di atas standar minimum nasional. Alhamdulillah, meski ada kejadian geopolitik di Timur Tengah, kondisi kita masih stabil," ujar Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4).

Selain produk jadi, pemerintah menjamin stok minyak mentah (crude) untuk kebutuhan kilang (refinery) nasional berada dalam batas aman. Hal ini memastikan operasional pengolahan energi dalam negeri relatif tidak menghadapi kendala berarti.

Di tengah stabilitas tersebut, Bahlil menyoroti tantangan besar pada sektor Liquefied Petroleum Gas (LPG). Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai 8,6 juta ton per tahun, sementara produksi domestik hanya mampu menyuplai 1,6 hingga 1,7 juta ton. Artinya, sekitar 7 juta ton LPG masih bergantung pada impor.

Untuk mengatasi ketergantungan ini, pemerintah tengah mengkaji pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai substitusi. Bahlil menyebut CNG adalah opsi strategis karena memanfaatkan gas C1 dan C2 yang produksinya melimpah di dalam negeri.

"Kami sedang memfinalisasi kajian CNG. Ini salah satu alternatif terbaik untuk mendorong kemandirian energi di sektor LPG. Pemanfaatannya juga lebih efisien untuk hotel, restoran, hingga SPBG," jelasnya.

Menghadapi potensi krisis energi global ke depan, Kementerian ESDM menyiapkan tiga langkah strategis: optimasi lifting migas, penguatan program biodiesel B50, dan pengembangan bioetanol E20.

Implementasi B50 diproyeksikan secara signifikan akan menekan impor solar. Saat ini, Kementerian ESDM tengah melakukan uji jalan (road test) di berbagai sektor. Hasil uji pada sektor otomotif menunjukkan performa mesin dan kualitas pelumas tetap berada dalam batas standar pabrikan.

"Setelah otomotif, kami perluas uji jalan ke sektor perkeretaapian melalui lokomotif. Ini bagian dari kesiapan mandatori B50 secara nasional," tambah Bahlil.

Melalui kombinasi pengamanan pasokan jangka pendek dan percepatan diversifikasi energi, pemerintah berkomitmen memperkuat kedaulatan energi Indonesia di tengah ketidakpastian pasar global. (Antara)

Baca Juga: PT KAI Jamin Kompensasi dan Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis di Natuna berhenti beroperasi sementara akibat...

news | 16:03 WIB

COO Danantara Dony Oskaria membeberkan strategi restrukturisasi BUMN yang diawali dengan pembenahan data jumlah perusaha...

news | 15:59 WIB

Pemerintah resmi memberikan subsidi kedelai impor sebesar Rp2.000 per kg untuk 250.000 ton tahap awal demi melindungi pe...

news | 14:47 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diprioritaskan untuk wa...

news | 12:30 WIB

Kemlu Rusia angkat bicara terkait kabar Presiden Vladimir Putin yang belum menerima undangan dari AS untuk menghadiri KT...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo perintahkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti bentuk tim evaluasi buku pelajaran sekolah agar tak kalah dari lua...

news | 10:00 WIB

Presiden Prabowo instruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia percepat peralihan LPG ke CNG demi ketahanan energi. Pemerin...

news | 09:15 WIB

Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp5 triliun untuk cetak sawah 80 ribu hektare di Papua periode 2025-2026 d...

news | 08:15 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut Piala Dunia 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan pemersatu bangsa ...

news | 07:15 WIB

Kejagung menyatakan menerima hasil vonis banding anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto, dan kini menunggu sikap resm...

news | 06:15 WIB