BGN Jamin Anggaran Makan Bergizi Gratis Transparan, Diawasi Ketat Kemenkeu dan Bappenas

Kepala BGN Dadan Hindayana pastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) transparan dan diawasi ketat melalui mekanisme tripartit bersama Kemenkeu dan Bappenas.

Elara | MataMata.com
Kamis, 09 April 2026 | 11:00 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana menjawab pertanyaan wartawan saat jelang taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Handout/am.

Kepala BGN Dadan Hindayana menjawab pertanyaan wartawan saat jelang taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Handout/am.

Matamata.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan melalui mekanisme berlapis. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap rupiah uang negara digunakan secara transparan dan akuntabel.

Dadan menjelaskan, prinsip utama dalam pengelolaan anggaran ini adalah pengawasan kolektif. Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun proses yang berjalan tanpa pengawasan pihak lain.

"Prinsip utama dalam pengelolaan anggaran negara yakni tidak adanya proses yang berjalan sendiri tanpa pengawasan, you are never alone. Semua melalui mekanisme yang jelas dan melibatkan berbagai pihak," ujar Dadan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (9/4).

Menurut Dadan, tahap perencanaan program sudah dibahas sejak awal melalui forum tripartit yang melibatkan tiga lembaga utama: BGN, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Mekanisme serupa juga berlaku pada proses pembahasan anggaran hingga tahap pembukaan blokir anggaran. Mengingat MBG merupakan program prioritas nasional, setiap langkahnya harus melalui persetujuan forum tripartit tersebut.

"Dalam pembahasan anggaran dan proses buka blokir karena program prioritas, juga dilakukan secara tripartit," ucap Dadan.

Lebih lanjut, Dadan merinci bahwa pada tahap pengadaan barang dan jasa, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) turut dilibatkan untuk melakukan peninjauan (review).

Hal ini guna memastikan seluruh prosedur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Bahkan, urusan pembayaran pun harus melalui verifikasi dan persetujuan final dari Kementerian Keuangan.

"Dalam proses pembayaran, semuanya harus disetujui (approve) oleh Kemenkeu," tuturnya.

Secara teknis, Dadan menambahkan bahwa Kementerian PPN/Bappenas memiliki peran krusial dalam memantau hasil atau output program. Bappenas akan memastikan apakah capaian program sudah sesuai dengan target yang ditetapkan, sementara rincian spesifikasi teknis tetap berada di ranah operasional.

Baca Juga: Kabar Baik! Gus Irfan Tegaskan Kenaikan Biaya Haji Tak Akan Bebankan Jemaah

Melalui pengawasan berlapis ini, BGN berkomitmen agar program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sukses secara implementasi, tetapi juga bersih secara administrasi keuangan negara. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang dan menegaskan pentingnya kemandirian energi. ...

news | 12:15 WIB

Kemenag menjamin layanan legalisasi buku nikah tetap buka di tengah kebijakan WFH Jumat. Simak jadwal operasional dan lo...

news | 11:30 WIB

PM Lebanon Nawaf Salam meminta bantuan Pakistan untuk menghentikan serangan Israel. Simak detail kesepakatan AS-Iran dan...

news | 07:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung dari Pesawat Kepresidenan kepada pilot jet tempur TNI AU dalam m...

news | 06:59 WIB

Kemenhaj menegaskan Arab Saudi tidak menerbitkan visa furoda tahun ini. Wamenhaj Dahnil Anzar ingatkan masyarakat waspad...

news | 16:29 WIB