Sah! Prihati Pujowaskito dan Saiful Hidayat Resmi Nakhodai BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan

Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar melantik Dirut baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan periode 20262031. Simak daftar nama dan program strategisnya di sini.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:15 WIB
(Ki-ka) Eks Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, eks Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi

(Ki-ka) Eks Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, eks Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, resmi melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026–2031. Pelantikan ini menandai babak baru dalam penguatan sistem jaminan sosial nasional.

"Negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat. Ini adalah tugas utama kami di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat," ujar Muhaimin usai prosesi pelantikan di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026. Dalam keputusan tersebut, Prihati Pujowaskito resmi menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan menggantikan Ali Ghufron Mukti. Sementara itu, jabatan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan kini diamanahkan kepada Saiful Hidayat, menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro.

Ujung Tombak Kesejahteraan Rakyat Muhaimin menegaskan bahwa jaminan sosial adalah instrumen krusial sesuai semangat Inpres Nomor 8 Tahun 2025. Ia berharap regenerasi kepemimpinan ini dapat membawa inovasi dalam melindungi masyarakat dari risiko kemiskinan akibat masalah kesehatan maupun ketenagakerjaan.

"BPJS Kesehatan harus memastikan rakyat tidak terpuruk karena biaya kesehatan. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan berperan melindungi pekerja dari risiko PHK, kecelakaan, hingga kematian yang bisa menjatuhkan mereka ke jurang kemiskinan," tegas Menko yang akrab disapa Cak Imin tersebut.

Program Strategis: Hunian Murah dan Penghapusan Tunggakan Dalam arahannya, Menko PM memaparkan sejumlah target kolaborasi ke depan. Bersama BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah berkomitmen menghadirkan hunian sewa murah bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT).

Di sisi lain, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan akan difokuskan pada kebijakan afirmatif bagi kelompok rentan. Pemerintah mendorong adanya mekanisme penghapusan tunggakan iuran bagi warga paling membutuhkan agar mereka dapat kembali mengakses layanan kesehatan sebagai peserta aktif.

"Saya meminta seluruh jajaran direksi dan dewan pengawas mengutamakan kepentingan rakyat. Jalankan tugas dengan integritas, inovasi, dan ketulusan sebagai wujud kehadiran negara," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau NTT Mart di Kupang untuk mendorong hilirisasi produk lokal seperti kopi, tenun, d...

news | 11:00 WIB

Wamendiktisaintek Stella Christie ungkap penyebab energi panas bumi di Indonesia belum optimal. Harga listrik geothermal...

news | 10:14 WIB

Aktor internasional Don Lee sampaikan terima kasih kepada Wagub Rano Karno atas dukungan Pemprov DKI Jakarta selama syut...

news | 09:15 WIB

Menteri Pertanian Amran Sulaiman siapkan 3,5 juta ton CPO untuk mandatori B50 mulai 1 Juli 2026. Simak dampak ekonomi da...

news | 08:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari Danantara untuk menekan biaya subsidi bunga KUR sebesar...

news | 07:15 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal memutar uang hingga Rp300 triliun di desa d...

news | 06:30 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski ada konflik Timur Tengah. Sima...

news | 15:15 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas formulasi harga BBM nonsubsidi bersama pengelola SPBU swasta menyusul lonjakan ha...

news | 14:30 WIB

Pemerintah pusat investasikan Rp3 triliun untuk pembangunan PSEL di TPA Tamangapa Makassar. Proyek aglomerasi ini bakal ...

news | 14:00 WIB

Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya National Transfer Accounts (NTA) untuk menjaga produktivitas dan meringankan be...

news | 13:00 WIB