Mendagri: Jalan Nasional di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Sumatera 100 Persen Fungsional

Mendagri Tito Karnavian pastikan jalan nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar pulih 100%. Simak progres pembangunan jembatan darurat oleh TNI-Polri di sini.

Elara | MataMata.com
Rabu, 18 Februari 2026 | 19:33 WIB
Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (11/2/2026). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa.

Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (11/2/2026). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa.

Matamata.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengumumkan kabar positif terkait pemulihan aksesibilitas. Seluruh jalan nasional di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini telah kembali fungsional 100 persen.

"Untuk akses darat jalan nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah fungsional semua 100 persen," tegas Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Tak hanya jalur utama, perbaikan jalan daerah di ketiga provinsi tersebut juga menunjukkan progres signifikan. Tito merinci bahwa fungsionalitas jalan daerah di Aceh telah mencapai 92 persen, Sumatera Utara 99 persen, dan Sumatera Barat di angka 90 persen.

Terkait infrastruktur penyeberangan, jembatan nasional di ketiga wilayah tersebut juga sudah berfungsi sepenuhnya. Meski demikian, Tito menjelaskan bahwa sebagian jembatan masih bersifat sementara dengan memanfaatkan teknologi jembatan Bailey, Armco, serta perbaikan teknis darurat lainnya.

"Perbaikan jembatan daerah masih terus dikebut. Saat ini progres di Aceh mencapai 47 persen, Sumatera Utara 95 persen, dan Sumatera Barat 69 persen," tambahnya.

Tito menekankan bahwa pemulihan akses jalan nasional menjadi prioritas utama Satgas PRR. Hal ini dikarenakan jalur transportasi merupakan fondasi penting untuk mempercepat distribusi logistik, mobilitas warga, serta membangkitkan kembali roda ekonomi di wilayah terdampak.

Dalam proses percepatan ini, pemerintah turut mengerahkan kekuatan TNI dan Polri. Tercatat, personel TNI telah membangun 62 unit jembatan Bailey, 74 unit Armco, serta 37 jembatan perintis. Sementara itu, Polri berkontribusi membangun 41 unit jembatan di berbagai titik krusial wilayah terdampak. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski ada konflik Timur Tengah. Sima...

news | 15:15 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas formulasi harga BBM nonsubsidi bersama pengelola SPBU swasta menyusul lonjakan ha...

news | 14:30 WIB

Pemerintah pusat investasikan Rp3 triliun untuk pembangunan PSEL di TPA Tamangapa Makassar. Proyek aglomerasi ini bakal ...

news | 14:00 WIB

Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya National Transfer Accounts (NTA) untuk menjaga produktivitas dan meringankan be...

news | 13:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung Pawai Paskah GMIT di Kupang masuk agenda wisata rohani nasional untuk perkuat ek...

news | 12:04 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani bertemu Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir di Yogyakarta. Bahas persatuan nasional hadapi geopoliti...

news | 11:59 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengancam akan mem-blacklist pengawas TKA yang melakukan kecurangan. Ketegasan ini bertujuan me...

news | 11:15 WIB

Wamen Isyana Bagoes Oka mendorong distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan balita ditingkatkan setiap ha...

news | 10:45 WIB

Kementerian PU mulai laksanakan program P3TGAI 2026 di 12.000 lokasi seluruh Indonesia. Simak informasi rekrutmen TPM da...

news | 10:40 WIB

Kemnaker buka pendaftaran Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 tahun 2026 untuk 2.100 peserta. Simak syarat, biaya PNBP, dan...

news | 09:00 WIB