Mendikdasmen Ancam 'Blacklist' Pengawas TKA yang Curang: Ini Serius demi Kejujuran

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengancam akan mem-blacklist pengawas TKA yang melakukan kecurangan. Ketegasan ini bertujuan menjaga integritas dan objektivitas tes.

Elara | MataMata.com
Senin, 06 April 2026 | 11:15 WIB
Mendikdasmen Ancam 'Blacklist' Pengawas TKA yang Curang: Ini Serius demi Kejujuran

Mendikdasmen Ancam 'Blacklist' Pengawas TKA yang Curang: Ini Serius demi Kejujuran

matamata.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan kesiapannya untuk memberikan sanksi keras bagi pengawas Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang terbukti curang atau melanggar aturan. Langkah ini diambil guna menjamin ketertiban dan objektivitas pelaksanaan TKA nasional.

Abdul Mu'ti menyatakan tidak akan ragu memasukkan nama pengawas yang melanggar ke dalam daftar hitam (blacklist). Dampaknya, oknum tersebut tidak akan dilibatkan kembali dalam penyelenggaraan TKA di tahun-tahun mendatang.

"Para pengawas kami imbau agar melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, sesuai prosedur dan aturan. Pengawas yang 'macam-macam' akan saya grounding, tidak akan saya pakai selama saya jadi menteri. Ini serius, karena penting untuk menanamkan kejujuran kepada anak-anak," ujar Abdul Mu'ti saat meninjau hari pertama TKA jenjang SMP di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (6/4/2026).

Pemberian sanksi tegas ini merupakan hasil evaluasi dari penyelenggaraan TKA tahun sebelumnya. Beberapa pelanggaran yang menjadi sorotan antara lain merekam aktivitas pengerjaan tes, merokok di area ruang ujian, hingga tindakan fatal seperti membantu mengerjakan soal atau memberikan kunci jawaban kepada peserta.

Mendikdasmen pun meminta seluruh pihak terkait untuk proaktif melaporkan jika menemukan pengawas yang menyimpang dari prosedur resmi.

Selain masalah integritas, Abdul Mu'ti juga mengingatkan para pengawas dan pihak sekolah agar menciptakan suasana ujian yang kondusif. Ia menekankan agar tidak ada tindakan intimidasi yang dapat mengganggu konsentrasi siswa.

"Jangan juga mengintimidasi sehingga anak-anak tidak nyaman dalam mengerjakan soal," tambahnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan TKA hari pertama untuk jenjang SMP mengujikan mata pelajaran Matematika dan numerasi. Peserta dihadapkan pada 30 soal dengan durasi pengerjaan 75 menit, yang kemudian dilanjutkan dengan survei karakter selama 20 menit. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Indonesia bidik posisi pemain utama bioenergi sawit global lewat ajang INNOPROM 2026 di Rusia. Menperin tegaskan kesiapa...

news | 16:19 WIB

Netflix mengungkapkan film keluarga Indonesia rutin masuk daftar Global Top 10 dalam 4 tahun terakhir. Simak tren menont...

news | 16:10 WIB

Jaksa Agung resmi menunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus menggantikan Febrie Adriansyah yang mengundurkan diri usai...

news | 14:08 WIB

Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji meminta kader muda AMPG adaptif terhadap perubahan zaman. AMPG juga menggelar Rapimn...

news | 14:01 WIB

Hubungan AS dan Iran kembali membara. Ketua Parlemen Iran tegaskan kesiapan pertahanan total saat bertemu Ketua MPR RI A...

news | 13:57 WIB