Sindir Kader yang 'Sok Gaya', Zulhas: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Lupa Diri!

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) memperingatkan kader dan pejabat PAN agar tidak sombong dan rajin turun ke rakyat. Simak pesan tegasnya di PANFest.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:51 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (tengah) saat menghadiri acara PANFest di Taman Kota, Kompleks Gelora Bung Karno,  Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026). ANTARA/Walda Marison

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (tengah) saat menghadiri acara PANFest di Taman Kota, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026). ANTARA/Walda Marison

Matamata.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya yang kini menduduki jabatan publik. Pria yang akrab disapa Zulhas ini meminta para pejabat dari PAN, mulai dari level bupati hingga anggota DPR, untuk tidak bersikap sombong kepada rakyat.

Menurut Zulhas, sikap sombong sangat bertentangan dengan prinsip seorang pejabat yang seharusnya mengayomi dan mendengar keluhan masyarakat.

"Saudara-saudara, ini buat teman-teman DPR ya, buat kader-kader PAN, buat bupati. Jadi pejabat jangan sombong, jangan lupa diri, jangan sok gaya," tegas Zulhas dalam sambutannya pada acara PANFest di Taman Kota, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).

Zulhas kemudian memberikan contoh dedikasi kerja kepada para kadernya. Ia mengaku dalam sehari bisa menghadiri 15 hingga 18 agenda, mulai dari peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), program ketahanan pangan, hingga agenda lain yang bersentuhan langsung dengan warga.

Di sela-sela padatnya jadwal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan ini selalu menyempatkan diri untuk berdialog langsung guna mendengar aspirasi masyarakat. Baginya, aspirasi tersebut adalah kompas bagi pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan yang tepat sasaran.

"Jadi kalau anggota DPR enggak sempat turun (ke masyarakat), itu keterlaluan," cetus Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas meyakini bahwa kehadiran kader di tengah masyarakat secara konsisten akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai. Hal ini menjadi modal krusial bagi PAN dalam menghadapi kontestasi politik di masa depan.

"Jadi saya minta kader-kader PAN ini, jangan nunggu Pemilu. Setiap minggu, tiga atau empat hari harus turun ke rakyat," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB