Khofifah: Digitalisasi Jadi Kunci Sukses Penyaluran BBM Bersubsidi di Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayahnya berjalan stabil dan sesuai dengan regulasi nasional. Keberhasilan ini didorong oleh penguatan pengawasan serta implementasi sis

Elara | MataMata.com
Minggu, 04 Januari 2026 | 07:30 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim)

Matamata.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayahnya berjalan stabil dan sesuai dengan regulasi nasional. Keberhasilan ini didorong oleh penguatan pengawasan serta implementasi sistem digital yang akuntabel.

Atas komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menerima penghargaan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Penghargaan yang diserahkan di Jakarta pada akhir 2025 lalu ini diberikan atas peran aktif Pemprov Jatim dalam menerbitkan surat rekomendasi pembelian Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) melalui aplikasi XStar.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur atas komitmen dan kerja samanya dalam implementasi aplikasi XStar BPH Migas,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Minggu (4/1/2026).

Khofifah menambahkan, penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola energi. Mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan aktivitas ekonomi tinggi, kebutuhan energi di sektor produktif sangat besar.

“Melalui penguatan pengawasan dan sistem digital, kami ingin memastikan penyaluran BBM bersubsidi tidak melenceng. Subsidi energi harus memberikan keadilan bagi masyarakat yang benar-benar berhak,” tegasnya.

Berdasarkan data BPH Migas, kuota BBM Jawa Timur pada tahun 2025 ditetapkan sebesar 2.715.689 kiloliter (KL) untuk JBT dan 4.358.878 KL untuk JBKP. Adapun realisasi penyalurannya hingga akhir tahun tercatat masing-masing sebesar 2.240.737 KL dan 3.212.481 KL.

Selain digitalisasi, Khofifah menekankan pentingnya sinergi antara Pemprov Jatim dan BPH Migas guna menjaga pasokan bagi sektor-sektor krusial seperti petani, nelayan, dan layanan sosial.

“Sinergi lintas level pemerintahan ini memastikan keamanan pasokan, keandalan stok, serta transparansi di seluruh wilayah Jawa Timur,” imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Khofifah menegaskan komitmen Jawa Timur untuk terus mendukung kebijakan ketahanan energi nasional melalui pengawasan ketat di sektor hilir minyak dan gas bumi.

Baca Juga: Mediasi Gagal di PA Bandung! Sidang Cerai Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Masuk ke Pokok Perkara

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB